8 Perbedaan Yukata dan Kimono yang Tak Banyak Diketahui Masyarakat

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebudayaan Jepang begitu kaya dan telah dikenal oleh masyarakat di seluruh dunia. Salah satu bentuk budaya Jepang yang mendunia yaitu pakaian tradisionalnya yaitu kimono dan yukata. Ternyata ada beberapa perbedaan yukata dan kimono yang membuat keduanya tidak sama.
Meskipun sekilas sama, tetapi yukata dan kimono memiliki bentuk, cara penggunaan serta bahan yang berbeda pula. Sebagai masyarakat awam, tentunya perbedaan tersebut menjadi hal yang menarik untuk dikupas.
Perbedaan Yukata dan Kimono yang Menarik untuk Diketahui
Untuk mengenal lebih jauh tentang yukata dan kimono Jepang perlu diketahui detail bahannya, perlengkapannya dan acara yang cocok untuk menggunakan keduanya.
Mengutip dari buku Omoshiroi Nihongo 1 Bahasa Jepang untuk SMA/MA Kelas X Peminatan Bahasa oleh Efrizal, Yulia Pratitis Yusuf (2016: 90), perbedaan yukata dan kimono adalah sebagai berikut.
1. Kimono
Kimono dibuat dari kain berbahan sutra yang lembut dan mahal karena proses pembuatannya yang luar biasa lama.
Penggunaan kimono lebih cenderung dipakai pada saat acara-acara resmi, seperti pernikahan, wisuda atau acara keagamaan.
Atribut pada kimono lebih kompleks dibandingkan yukata karena pada saat memakai kimono, pengguna harus menggunakan kaos kaki.
Bagian sabuk atau obi pada kimono dilengkapi dengan bantal kecil yang membuatnya lebih kompleks dan berbeda dengan yukata.
Cara memakai kimono yaitu kerah pada kimono saat digunakan bagian sebelah kirinya diletakkan di bawah kerah sebelah kanan. Pengguna harus hati-hati agar sisi kerah tidak sampai terbalik karena akan bermakna yang memakianya sedang berduka cita.
2. Yukata
Yukata memiliki bahan dasar pembuatan dari kain katun yang lebih mudah menyerap panas sehingga pakaian ini kerap digunakan wanita Jepang saat musim panas, santai, atau acara tidak formal.
Penggunaan yukata lebih sederhana karena tidak perlu menggunakan kaos kaki.
Untuk obi atau sabuk pada yukata juga lebih sederhana daripada obi yang digunakan pada kimono karena bentuknya tipis lebar dan tanpa dilengkapi bantalan yang besar.
Dari beberapa poin perbedaan yang telah dijelaskan di atas, walaupun kimono dan yukata terlihat sama namun terdapat perbedaan yang signifikan. Masyarakat awam pasti belum banyak yang mengetahuinya karena memang sekilas keduanya tampak sama.
Adapun kimono sering dipakai di acara yang formal sedangkan yukata dipakai pada saat acara santai. Keduanya melengkapi kebudayaan Negeri Sakura yang unik. Di seluruh dunia hanya negara Jepang yang memiliki kimono dan yukata.
Baca juga: 12 Oleh-Oleh Khas Jepang yang Paling Menarik untuk Kerabat Terdekat
Perbedaan yukata dan kimono yang telah disebutkan di atas adalah hal menarik yang bisa ditemukan pada pakaian tradisional Jepang. Ternyata setiap jenis pakaian tersebut dipakai untuk menghadiri acara yang berbeda. (IMA)
