Konten dari Pengguna

Apa Arti Daya Tarik Wisata? Simak Penjelasannya di Sini

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daya Tarik Wisata. Foto: Unsplash/Eugenia Clara.
zoom-in-whitePerbesar
Daya Tarik Wisata. Foto: Unsplash/Eugenia Clara.

Daya tarik wisata adalah sesuatu yang memiliki keunikan, keindahan, dan keanekaragaman alam atau budaya. Satu negara, provinsi atau daerah yang memiliki daya tarik wisata yang kuat dapat mengandalkan pariwisata sebagai sumber perekonomian.

Dengan mengetahui dan mengeksplorasi daya tarik wisata dengan baik, daerah akan berangsur-angsur didatangi wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Ini menjadikan daerah tersebut dapat dikenal lebih luas di mata orang asing.

Apa Arti Daya Tarik Wisata?

Daya Tarik Wisata, Foto: Unsplash/Nattu Adnan.

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009, yang dikutip dari dispar.badungkab.go.id, tentang kepariwisataan bahwa daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang mempunyai keunikan, kemudahan dan keanekaragaman.

Selain itu daya tarik wisata juga bisa berupa segala hal yang memiliki nilai yang berwujud kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau kunjungan para wisatawan.

Sedangkan dalam undang-undang nomor 9 tahun 1990 tentang kepariwisataan disebutkan bahwa daya tarik wisata adalah suatu yang menjadi sasaran wisata, seperti:

  • Daya Tarik Wisata ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang terdiri dari keadaan alam, flora dan fauna.

  • Daya Tarik Wisata hasil karya manusia yang terdiri dari museum, peninggalan sejarah, seni dan budaya, wisata agro, wisata buru, wisata petualangan alam, taman rekreasi, dan kompleks hiburan.

  • Daya Tarik Wisata minat khusus, merupakan suatu hal yang menjadi daya tarik sesuai dengan minat dari wisatawannya seperti berburu, mendaki gunung, menyusuri gua, industri dan kerajinan, tempat perbelanjaan, sungai air deras, tempat-tempat ibadah, tempat ziarah dan lain-lainnya.

Baca juga: Aksesibilitas Wisata: Pengertian dan Contohnya

Untuk mengetahui potensi pariwisata di suatu daerah maka faktor-faktor daerah setempat yang mempengaruhi berbagai kemungkinan daya tarik wisata dan fasilitas-fasilitas penunjangnya perlu dilakukan identifikasi.

Identifikasi daya tarik wisata dilakukan terhadap jenis dan potensi daya tarik wisata yang ada dan perkiraan daya tariknya untuk masing-masing daya tarik wisata baru yang kemungkinan dapat dikembangkan.

Maka dari itu daerah yang telah mengeksplorasi potensi dan sumber daya yang dapat dijadikan lokasi pariwisata mampu menaikkan nilai ekonomi dari daerahnya. Apalagi bila daya tarik wisata itu diolah dan dikelola dengan sebaik mungkin.

Selain itu pengembangan daya tarik wisata dapat pula mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar dan menjadikannya lapangan pekerjaan baru bagi mereka. (Fitri A)