Konten dari Pengguna

Apa Itu PCD Konser? Kenali Fenomena dan Penyebabnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Apa itu PCD konser. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Redd Francisco
zoom-in-whitePerbesar
 Apa itu PCD konser. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Redd Francisco

Menyaksikan acara konser musik khususnya idola sendiri bisa meningkatkan euforia yang berlebihan. Namun setelahnya, sebagian orang yang suka menonton konser biasanya akan mengalami fenomena PCD. Apa itu PCD konser dan bagaimana fenomena ini terjadi?

Istilah PCD sempat viral di tahun lalu. PCD berkaitan erat dengan kondisi psikologis seseorang yang menurun setelah menyaksikan konser. Biasanya setelah acara konser akan merasa dunia terasa berbeda dan merasa ada yang hilang.

Mengenal Apa Itu PCD Konser, Penyebab, dan Cara Atasinya

Apa itu PCD konser. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Anthony Tran

PCD merupakan singkatan kata dari Post Concert Depression, salah satu fenomena yang umum terjadi setelah acara konser selesai. Untuk mengenal lebih lanjut tentang apa itu PCD konser dalam psikologi, penyebab dan cara mengatasinya bisa simak di bawah ini.

1. Mengenal Fenomena PCD

Secara sederhana, PCD atau Post Concert Depression didefinisikan sebagai perasaan sedih, kehilangan, dan cemas setelah selesai menonton konser. Salah satu tanda mengalami PCD adalah berpikir negatif dan berputus asa secara terus-menerus, serta adanya perasaan sedih.

Biasanya seseorang yang mengalami ini akan terjebak dan sulit untuk melupakan konser, sehingga bisa menyebabkan kesulitan fokus. Namun, seiring berjalan waktu, PCD akan mereda dan hilang.

Meski bukan jenis depresi yang tidak berbahaya, PCD bisa sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Terutama jika dalam dua minggu masih berlanjut dan terus menerus terjadi, PCD bisa berdampak serius dan bisa dikatakan depresi klinis.

2. Penyebab PCD

Ada beberapa hal yang dapat membuat seseorang mengalami PCD, di antaranya ialah:

  • Penurunan hormon endorfin dan dopamin setelah konser dapat membuat perasaan sedih

  • Kehilangan rasa kebersamaan dan persahabatan saat menghadiri konser berperan dalam terbentuknya PCD. Sebab, dapat membuat seseorang merasa asing dan kosong

  • Mengetahui bahwa harus kembali ke tanggung jawab atau rutinitas sehari-hari

3. Cara Mengatasi

Kebanyakan orang dengan depresi pasca Konser tidak memerlukan perawatan medis. Mengutip dari buku Kesehatan Mental dalam Kehidupan Masyarakat Modern, Alifia Ulie Mizana Hadori dkk (2025:54) ada beberapa hal yang dapat membantu seseorang mengatasi PCD, di antaranya:

  • Menerima perasaan dengan memahami perasaan negatif tersebut adalah bagian umum dari respon tubuh terhadap stres

  • Melakukan akupuntur dan meditasi dapat mengatasi periode depresi

  • Melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan kadar endorfin dan menghilangkan stress seperti olahraga dan mendengarkan musik

  • Beristirahat untuk meringankan gejala stres

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan dan karbohidrat, seperti daging tanpa lemak, selai kacang, telur dan kacang potong

Baca juga: 6 Tips Nonton Konser Green Day di Indonesia

Itulah penjelasan terkait apa itu PCD Konser dan cara mengatasinya. Untuk bisa menghadapi fenomena ini, pastikan untuk menyadari bahwa PCD adalah hal umum yang bisa saja terjadi. (INE)