Apakah ke Dieng Harus Mendaki? Ini Penjelasannya

Jendela Dunia
Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 14:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Apakah ke Dieng harus mendaki? (Foto Kawah Sikidang Dieng) Sumber: unsplash/ Hamzah Hanafi
zoom-in-whitePerbesar
Apakah ke Dieng harus mendaki? (Foto Kawah Sikidang Dieng) Sumber: unsplash/ Hamzah Hanafi
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Apakah ke Dieng harus mendaki? Mendaki atau tidak sangat bergantung dari destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh pengunjung. Apabila objek wisata yang dikunjungi adalah bukit dan gunung, maka perlu untuk melakukan aktivitas pendakian.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, jika tempat wisata yang dituju adalah desa wisata, candi dan spot foto perkotaan, maka pendakian tidak perlu dilakukan. Kondisi lahan yang landai membuat pengunjung hanya perlu berjalan kaki ringan untuk menuju lokasi.

Apakah ke Dieng Harus Mendaki?

Apakah ke Dieng harus mendaki? Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Pexels/Cansel
Apakah ke Dieng harus mendaki? Pertanyaan ini sering muncul karena Dieng dikenal sebagai kota di dataran tinggi, bahkan daerah tersebut memiliki julukan sebagai Negeri di Atas Awan.
Mengutip dari buku 300 Wonderful Destinations oleh Maria Fransiska Merinda (2017:109), Dieng menyajikan panorama lengkap yang memesona, mulai dari pegunungan, bukit, perkebunan, kawah, telaga dan candi.
Apabila destinasi wisata yang akan dikunjungi di Dieng berupa perkebunan, telaga dan candi, maka pengunjung tidak perlu mendaki. Namun, jika tujuannya adalah pegunungan dan bukit maka pengunjung harus mendaki.
ADVERTISEMENT
Salah satu wisata terkenal di Dieng adalah Kawah Sikidang yang tidak memerlukan aktivitas pendakian. Jalur menuju kawah sudah dibuat mudah sehingga gampang diakses siapa saja.
Kemudian, ada wisata kompleks candi terkenal di Dieng yang juga sering dijadikan lokasi rekreasi. Di sana, sudah dibangun jalur yang landai dan mudah diakses sehingga pengunjung tidak perlu mendaki.
Mayoritas kawasan Dieng dipenuhi ladang sayuran sehingga banyak terasering yang dibuat tinggi bertingkat dan terlihat jelas dari jalan raya. Suhu udaranya yang dingin membuat pengunjung tidak akan merasa gerah meskipun siang hari.
Rata-rata destinasi wisata di Dieng sangat mudah dilalui dengan kendaraan umum seperti bus kecil dan angkutan umum. Pengunjung tidak perlu capek mendaki karena mobil bisa masuk ke area parkir wisata yang letaknya tidak jauh dari spot wisata.
ADVERTISEMENT
Dari penjelasan di atas, terjawab sudah apakah ke Dieng harus mendaki. Jika destinasi wisatanya memiliki area yang landai maka tidak perlu mendaki, namun untuk gunung dan bukit yang curam, pengunjung perlu mendaki. (IMA)