Konten dari Pengguna

Apakah Transit Harus Check-In Ulang? Ini Jawabannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah transit harus check-in ulang? Foto suasana check-in di bandara. Sumber: Unsplash/Edwin Petrus
zoom-in-whitePerbesar
Apakah transit harus check-in ulang? Foto suasana check-in di bandara. Sumber: Unsplash/Edwin Petrus

Apakah transit harus check-in ulang? Ini merupakan pertanyaan yang mungkin muncul di benak banyak traveler yang melakukan perjalanan dengan pesawat. Transit atau connecting flight sendiri adalah sesuatu yang umum dalam dunia penerbangan. Khususnya untuk penerbangan jarak jauh.

Saat transit, penumpang akan turun terlebih dahulu dari pesawat di titik tertentu. Selanjutnya, perjalanan akan dilanjutkan. Check-in ulang atau tidaknya penumpang sebenarnya bisa dilihat dari berbagai faktor.

Apakah Transit Harus Check-in Ulang? Simak Penjelasannya di Sini

Apakah transit harus check-in ulang? Foto suasana di sebuah bandara. Sumber: Unsplash/Albert Stoynov

Dikutip dari buku Tata Operasi Darat, FX Widadi A. Suwarno, Grasindo (2001:58), transit atau transit arrangement adalah penerbangan pesawat yang mendarat di kota persinggahan tertentu. Misalnya saja dari Jakarta ke Arab Saudi dengan persinggahan di Singapura.

Untuk mengetahui apakah transit harus check-in ulang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Transit dengan Maskapai yang Sama

Jika penumpang transit dengan maskapai yang sama, ada 3 kondisi yang akan dilakukan.

Pertama, penumpang transit tanpa turun dari pesawat, biasanya untuk kondisi ini jeda waktu transit tidak lama sekitar 45 menit dan menggunakan pesawat yang sama.

Kedua, transit dengan turun dari pesawat membawa barang bawaan ke pesawat selanjutnya. Penumpang tidak perlu check in lagi, cukup menunggu di ruang tunggu sampai dipanggil untuk masuk ke pesawat.

Ketiga, penumpang akan transit, turun dari pesawat namun akan naik dengan pesawat yang sama. Di kondisi ini, penumpang hanya perlu turun tanpa perlu lapor dan menunggu di ruang tunggu sampai diminta naik kembali ke pesawat.

Untuk mengetahui jenis transit apa yang akan dilakukan, dengarkan dengan baik pengumuman dari pramugari di pesawat.

2. Transit Beda Maskapai

Transit beda maskapai mengharuskan penumpang untuk mengambil bagasi dari pesawat dan melakukan check-in ulang ketika transit. Karena prosedurnya lebih rumit dari transit satu maskapai, disarankan untuk segera turun begitu tiba di kota transit dan mengambil bagasi.

Jika waktu transit berdekatan (misalnya hanya 1 atau jam), segera cari tahu proses transit pada petugas bandara dan tunggu di gate yang tertera di boarding pass. Tunggu sampai ada panggilan masuk ke pesawat sebelum bisa naik lagi untuk melanjutkan perjalanan.

Jeda waktu transit biasanya bervariasi. Ada yang hanya 1-3 jam saja, namun tidak sedikit yang membutuhkan waktu sampai belasan jam. Ketahui dengan baik bagaimana mekanisme dan durasinya agar tidak ketinggalan penerbangan berikutnya.

Baca Juga: Apakah Kereta Api Eksekutif Dapat Selimut? Ini Jawabannya

Itu dia penjelasan tentang apakah transit harus check-in ulang. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kemudahan perjalanan dengan pesawat. (DS)