Apakah Transit Kereta Bayar Lagi? Cari Jawabannya di Sini!

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah transit kereta bayar lagi? Mungkin itu menjadi pertanyaan yang kerapkali diucapkan saat hendak melakukan perjalanan jauh menggunakan kereta api, namun harus melakukan transit terlebih dahulu di stasiun lain.
Kereta transit atau bisa juga disebut dengan kereta lanjutan biasanya digunakan bagi penumpang yang hendak melakukan perjalanan menuju salah satu kota yang tidak memiliki akses kereta langsung.
Apakah Transit Kereta Bayar Lagi?
Seperti yang dikutip dari website resmi kai.id, Stasiun transit adalah stasiun kereta api yang melayani lebih dari satu rute perjalanan kereta api dalam suatu sistem transportasi umum tertentu yang memungkinkan penumpang untuk berpindah dari satu rute ke rute lainnya.
Umumnya, penumpang yang berpindah rute di stasiun transit tidak perlu keluar stasiun atau membayar biaya tambahan. Namun dengan catatan, bahwa penumpang melakukan perjalanan sesuai dengan tiket yang dipesan.
Misal, kamu melakukan pembelian tiket tujuan Jakarta-Cirebon, Cirebon-Purwokerto. Maka selama tidak menyalahi aturan perjalanan tersebut, kamu tidak perlu melakukan pembayaran lagi.
Seperti diketahui dari banyaknya kota di Indonesia yang terhubung melalui jalur kereta, ternyata masih ada beberapa kota yang tidak terhubung dalam satu perjalanan langsung.
Bisa karena kedua kota memang tidak terhubung atau kedua kota tersebut terhubung, namun tidak spesifik pada stasiun yang Anda tuju.
Stasiun-stasiun transit identik dengan peron yang lebih banyak dibandingkan stasiun lain yang hanya melayani satu rute perjalanan. Stasiun dapat berada dekat pusat komersial atau area permukiman.
Jika kamu berniat melakukan perjalanan kereta lanjutan, maka harus siap untuk singgah ke satu atau lebih kota tambahan sebelum sampai di tujuan.
Waktu transit antarkota inipun bervariasi tergantung dengan jarak waktu antara kereta pertama dengan kereta selanjutnya. Namun, biasanya membutuhkan waktu 1–10 jam. Selama waktu jeda, Anda bisa memanfaatkan momen untuk jalan-jalan sejenak menikmati suasana di stasiun transit.
Berikut ini kami berikan cara memesan tiket kereta di situs resmi KAI yang cukup mudah tanpa harus datang langsung ke stasiun.
Perpembelian tiket kereta api bisa dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access. Jadi, silahkan unduh aplikasi KAI Access di smartphonemu.
Buat akun KAI Access menggunakan email atau nomor handphone atau langsung login jika sudah memiliki akun.
Pilih Stasiun Asal dan Stasiun Tujuanmu, lalu pilih tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang.
Kemudian klik 'Cari'. Nantinya, otomatis akan muncul daftar kereta dengan berbagai jadwal keberangkatan.
Pilih kereta sesuai yang diinginkan, lalu klik dan lakukan pemesanan.
Isi data diri berupa data pemesan dan data penumpang.
Klik 'Pilih Kursi' dan kemudian klik 'Simpan'.
Lanjutan pembayaran dengan cara klik 'Bayar Sekarang', kemudian pilih metode pembayaran yang kamu inginkan.
Selesai pembayaran, kamu akan mendapatkan kode booking (pemesanan) yang nantinya ditukarkan dengan tiket di stasiun keberangkatan atau kamu bisa klik cetak e-boarding pass.
Baca Juga: 7 Stasiun Kereta di Malang yang Wajib Diketahui oleh Wisatawan
Demikian penjelasan mengenai apakah transit kereta bayar lagi?. Semoga bermanfaat. (IND)
