Konten dari Pengguna

Batu Caves: Eksplorasi Kuil dan Gua di Selangor Malaysia

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Batu Caves. Sumber: Unsplash/Meimei Ismail
zoom-in-whitePerbesar
Batu Caves. Sumber: Unsplash/Meimei Ismail

Liburan ke Malaysia akan lebih lengkap dengan berkunjung juga ke Batu Caves, landmark terkenal yang menarik ribuan pengunjung setiap tahun. Terletak di bukit kapur di Gombak, Selangor, Batu Caves adalah kompleks gua dan kuil yang memesona.

Tempat ini memiliki serangkaian gua alami yang dalam dan menantang yang terbuka untuk dijelajahi. Di dalam gua-gua tersebut, terdapat kuil yang didedikasikan kepada Dewa Murugan, dihiasi dengan patung dan ornamen yang mencerminkan pengaruh budaya yang kaya.

Daya Tarik Batu Caves Selangor, Malaysia

Batu Caves. Sumber: Unsplash/Meriç Dağlı

Batu Caves di Malaysia, berumur kira-kira 400 juta tahun, merupakan lokasi yang diambil namanya dari Sungai Batu yang berdekatan. Awalnya, daerah ini adalah tempat tinggal suku Temuan sebelum diubah menjadi situs religi.

Pendiri tempat ini adalah K. Thamboosamy Pillai, seorang pengusaha keturunan Tamil, pada tahun 1890. Beliau mendirikan Kuil Sri Mahamariamman, yang sekarang dikenal sebagai Batu Caves Temple. Kuil ini, selain sebagai tempat ibadah untuk Dewa Murugan, juga tempat untuk menyelenggarakan Festival Thaipusam setiap tahun.

Tempat ini menawarkan berbagai kegiatan wisata. Salah satu yang paling terkenal adalah patung Murugan setinggi 42 meter yang terbuat dari beton, baja, dan cat emas, yang merupakan patung tertinggi di dunia.

Bagi pengunjung yang ingin menjelajahi lebih dalam, terdapat tiga gua utama, termasuk Gua Katedral yang memamerkan ukiran Hindu. Untuk mencapainya, pengunjung harus mendaki 272 anak tangga. Selain itu, ada juga Dark Cave yang menawarkan tur 45 menit untuk melihat habitat langka laba-laba dan gua-gua lain yang menggambarkan epos Ramayana.

Anak tangga menuju gua telah dihiasi dengan warna cerah, menjadi spot foto yang populer. Pengunjung disarankan untuk memakai pakaian nyaman dan membawa air minum, terutama jika berkunjung di pagi hari untuk menghindari panas.

Selain itu, Batu Caves juga menawarkan aktivitas panjat tebing dengan lebih dari 160 rute yang tersedia untuk semua level keahlian.

Jam Operasional, Tiket, dan Akses ke Batu Caves

Batu Caves. Sumber: Unsplash/Thanish Ahmed

Dikutip dari bimashindu.kemenag.go.id, Batu Caves buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 21.00. Masuk ke kuil utama atau Batu Caves Temple tidak dikenakan biaya. Namun untuk mengakses beberapa gua khusus seperti Ramayana Cave, Dark Cave, dan Cave Villa, pengunjung perlu membayar tiket.

Untuk Ramayana Cave, tiket dibanderol mulai dari RM5. Sementara itu, pengunjung harus membayar RM35 untuk dewasa dan RM25 untuk anak-anak jika ingin masuk ke Dark Cave. Tiket masuk ke Cave Villa dihargai mulai dari RM15.

Untuk transportasi menuju Batu Caves, kereta api merupakan pilihan yang praktis dan ekonomis. Pengunjung dapat menggunakan Kereta Tanah Melayu atau KTM Komuter yang berangkat dari Sentul dengan tarif sekitar RM1 atau sekitar Rp3.000.

Baca juga: Merdeka Square Malaysia dan 4 Destinasi Wisata yang Ada di Sekitarnya

Perjalanan kereta memakan waktu kira-kira 45 menit hingga tiba di Stasiun Batu Caves, yang terletak setelah Stasiun Sentul. Dari stasiun, gerbang kedua menuju Batu Caves mudah ditemukan, memberikan akses langsung ke kompleks ini. (CR)