Konten dari Pengguna

Bayar KRL Pakai Apa? Simak Informasinya di Sini!

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bayar KRL Pakai Apa?, Foto: unsplash/Fasyah Halim
zoom-in-whitePerbesar
Bayar KRL Pakai Apa?, Foto: unsplash/Fasyah Halim

KRL menjadi moda transportasi favorit pilihan masyarakat Jabodetabek untuk bepergian. Harga tiket yang murah dan kemudahan akses menjadi alasan KRL menjadi pilihan. Bagi kamu yang baru mencoba naik KRL, pasti mempunyai pertanyaan bayar KRL pakai apa? Nah, melalui artikel ini kami akan memberikan jawabannya.

Dilansir dari laman resmi Commuter Line (krl.co.id/) pengguna harian KRL Jabodetabek bisa mencapai rata-rata 337.331 pengguna tiap harinya. Terdapat 1.053 jumlah perjalanan yang melayani 5 lintas KRL, yakni Lin Bogor, Lin Lingkar Cikarang, Lin Rangkasbitung, Lin Tangerang dan Lin Tanjung Priok.

Selain di Jabodetabek, KRL juga sudah tersedia di Jogja dengan melayani relasi Yogyakarta-Solo Balapan PP. Kehadiran KRL di Jogja menggantikan kereta lokal sebelumnya yakni KA Prambanan Ekspres atau yang bisa disingkat menjadi KA Prameks.

Setelah 1 tahun beroperasi KRL Commuter Line di Jogja-Solo telah melayani sebanyak 2.222.942 pengguna. Jumlah rata-rata pengguna tertinggi jatuh pada bulan Desember dengan pengguna harian mencapai 9.375 per harinya.

Bayar KRL Pakai Apa? Simak Informasinya di Sini!

Bayar KRL Pakai Apa?, Foto: pexels/Keira Burton

Lalu bayar KRL pakai apa? Simak informasi alat pembayarannya di sini.

Saat ini KRL Commuter Line melayani pembayaran dengan KMT (Kartu Multi Trip) serta kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank seperti e-money, Flazz, Brizzi, TapCash, dll. Selain itu penumpang juga bisa menggunakan aplikasi LinkAja hanya dengan scan barcode yang tersedia di aplikasi smartphone anda.

Hal yang patut diperhatikan adalah pastikan jumlah saldo di kartu atau aplikasi anda cukup ya. Jika kurang, bagi pengguna KMT anda dapat melakukan isi ulang saldo di mesin-mesin otomatis yang tersedia di stasiun maupun melalui loket pembelian tiket.

Tarif terendah dari KRL Commuter Line adalah sebesar Rp 3.000 untuk 25 km pertama. Selanjutnya terdapat penambahan sebesar Rp 1.000 untuk 10 km berikutnya. Tarif yang terjangkau juga menjadi alasan mengapa KRL Commuter Line selalu padat di jam-jam sibuk setiap harinya.

Itulah informasi seputar metode pembayaran yang bisa dilakukan untuk naik KRL. Semoga informasi ini membantu anda yang baru pertama kali mencoba naik KRL ya. Hati-hati di jalan!(Prima)