Bingung Bayar TransJakarta Bisa Pakai Apa Saja? Cek Informasinya di Sini

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

TransJakarta, transportasi publik ikonik ibu kota Indonesia, telah menjadi trasnportasi utama dalam mobilitas harian penduduk Jakarta. Lantas jika menaikinya, bayar TransJakarta bisa pakai apa saja?
Dikenal dengan koridor bus yang luas dan jaringan yang merata, TransJakarta terus berinovasi untuk memberikan kemudahan kepada para pengguna. Salah satunya adalah dengan memiliki beragam jenis pembayaran.
Bayar TransJakarta Bisa Pakai Apa Saja?
TransJakarta merupakan jenis salah satu transportasi umum yang kerap digunakan oleh masyarakat Jakarta yang terbilang padat itu. Transportasi ini berjeniskan Bus Rapid Transit (BRT) yang sudah ada sejak 2004 di Jakarta.
Melalui website transjakarta.co.id, pengguna TransJakarta bisa mendapatkan informasi berupa jadwal, rute, dan metode pembayaran. Lalu, bayar TransJakarta bisa pakai apa saja?
Ada berbagai macam metode pembayaran yang bisa dilakukan saat naik TransJakarta ini. Tidak perlu gelisah seandainya penumpang lupa membawa satu jenis kartu miliknya.
Kartu JakLingko
Bank Rakyat Indonesia (BRIZZI).
Bank Central Asia (Flazz).
Bank Negara Indonesia (Tapcash, Kartu Aku, dan Rail Card).
Bank Mandiri (e-money, e-Toll Card, Indomaret Card, dan GazCard).
Bank DKI (JakCard).
Bank Mega MegaCash.
Gopay/Astrapay (dengan mendapatkan QR Code terlebih dahulu di aplikasi TiJe)
1. Pembelian kartu dan top-up
Kartu-kartu tersebut tidak didapatkan dari operator koridor Transjakarta. Pengguna dapat membelinya di bank yang disebutkan dan seluruh loket di halte TransJakarta.
Pengisian saldo sendiri bisa dapat dilakukan di ATM, bank-bank terkait, dan loket halte.
Kartu-kartu tersebut, (kecuali untuk Bank DKI (JakCard) dan Bank Mega MegaCash), juga bisa digunakan untuk tiket Commuter Line.
2. Cara penggunaan kartu sebagai e-ticket
Jika sudah mendapatkan QR code dari aplikasi TiJe, pengunjung bisa langsung scan barcode dan masuk. Hanya saja tidak semua TransJakarta bisa scan code. Cara lain adalah dengan e-ticket, yaitu dengan kartu. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut.
Tap in di pintu masuk (tidak perlu mengantre untuk mendapatkan tiket lain).
Saldo kartu harus selalu terisi untuk bisa melakukan transaksi. Untuk pengguna JakLingko pertama kali, biasanya ada saldo sebesar Rp30.000 sejak pertama beli.
Tap out saat tujuan akhir bus. Tidak perlu tap jika masih transit.
Baca juga: Aturan TransJakarta untuk Penumpang Terbaru
Kini para pengguna salah satu bus Jakarta itu sudah tahu bayar TransJakarta bisa pakai apa saja. Silakan nikmati perjalanan menggunakan trasnportasi umum tersebut dengan nyaman. (FH)
