Konten dari Pengguna

Candi Ijo Sleman: Lokasi, Daya Tarik dan Informasi Lainnya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Candi Ijo. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Nindya AA
zoom-in-whitePerbesar
Candi Ijo. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Nindya AA

Candi Ijo menjadi salah satu wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Lokasinya berada di kawasan perbukitan sehingga pengunjung tidak hanya bisa melihat keindahan candi, namun juga kota Jogja dari atas.

Candi ini sering ramai ketika menjelang matahari terbenam. Pemandangan candi, keramaian kota dan matahari yang terbenam berpadu indah dari atas bukit. Tidak heran jika wisata sejarah ini hampir selalu ramai oleh pengunjung.

Lokasi, HTM, dan Jam Buka Candi Ijo Sleman

Candi Ijo. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Nindya AA

Candi yang bercorak Hindu ini memiliki luas hingga mencapai 0,8 hektare. Dikutip dari prambanan.slemankab.go.id, candi paling tinggi di Jogja ini berlokasi di Dukuh Groyokan, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Dari pusat Kota Jogja, jarak menuju candi ini adalah 20 km. Untuk bisa mencapainya, berikut rute yang bisa digunakan.

  1. Ambil arah menuju ke Jl. Panembahan Senopati

  2. Selanjutnya, teruskan ke Jl. Kusumanegara lalu belok kiri dan mengambil Jl. Raya Janti

  3. Teruskan ke Jl. Janti sekitar 400 m dan ambil arah ke Jl. Maguwo

  4. Ambil arah menuju ke Jl. Berbah-Piyungan lalu Jl. Berbah - Prambanan

  5. Belok kiri untuk tetap di Jl. Berbah – Kalasan

  6. Setelah 300 meter, ambil Jl. Gangsiran Raya

  7. Setelah itu naik saja melewati tanjakan tajam di Jl. Candi Ijo dan tujuan akan terlihat jelas di sebelah kiri

Candi ini buka setiap hari dari pukul 08.00 – 17.00 WIB. Jika sudah pukul 5 sore, maka pengunjung tidak bisa membeli tiket masuk. Adapun untuk harga tiket yang harus dibeli sangatlah murah, hanya Rp5000 per orang.

Daya Tarik, Aktivitas, dan Fasilitas di Candi Ijo

Candi Ijo. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Nindya AA

Candi dengan arsitektur yang indah memiliki beragam daya tarik yang membuatnya sangat layak dikunjungi.

Dikutip dari visitingjogja.jogjaprov.go.id, candi tertinggi di Jogja ini punya 17 struktur bangunan dengan corak agama Hindu yang indah dan terbagi menjadi 11 teras berundak. Di candi utama, ada sebuah bilik yang melambangkan Dewa Siwa.

Sesuai namanya, ijo yang berarti hijau, candi ini dikelilingi dengan hamparan rumput hijau yang sangat memesona. Berada di ketinggian 410 mdpl, candi ini memiliki suasana yang sangat sejuk karena dikelilingi pepohonan asri.

Saat berkunjung ke tempat wisata ini, pengunjung bisa melakukan banyak aktivitas seperti mengamati arsitektur bangunan candi, hunting foto, hingga menikmati pemandangan dari atas candi.

Adapun untuk fasilitas yang candi ini miliki sudah terbilang lengkap, di antaranya:

  • Pos satpam

  • Musala

  • Parkir luas

  • Toilet

  • Warung

  • Gazebo

  • Spot foto

Baca juga: Candi Sambisari Jogja: Lokasi, Jam Buka, Daya Tarik, HTM, dan Cara ke Sana

Jika ingin mencari wisata yang memiliki suasana sejuk, pemandangan indah dan memiliki nilai sejarah, Candi Ijo bisa menjadi pilihannya. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari pusat kota Jogja, sehingga mudah dijangkau. (TIA)