Cara Makan Sushi Sesuai Etika dan Panduannya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sushi adalah salah satu hidangan Jepang yang populer di seluruh dunia. Namun, masih banyak yang belum tahu cara makan sushi yang benar.
Tujuan utama mengetahui cara makan ini adalah menjaga rasa dan tekstur sushi agar tetap otentik. Selain menyempurnakan rasa, memahami cara makan yang sesuai juga menunjukkan penghargaan terhadap budaya Jepang.
Panduan dan Etika Cara Makan Sushi
Mengutip dari buku Japan Style Indonesia, Japan Style (2014:9), sushi adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Sushi memiliki rasa dan juga bentuk yang beraneka ragam.
Saat berada di restoran sushi, ada hal yang perlu diperhatikan, termasuk cara makan sushi. Kebanyakan sushi disajikan dengan sumpit, piring kecil untuk kecap asin, dan gari (acar jahe).
Tersedia juga wasabi dan kecap asin yang harus digunakan dengan tepat. Mencampurkan wasabi pada kecap asin dianggap tidak tepat karena dapat merusak rasa asli wasabi dan sushi itu sendiri.
1. Memegang Sumpit
Memegang sumpit dengan santai dan tidak menggosok-gosokkan sumpit kayu yang telah disediakan. Menggosok sumpit yang telah tersedia dianggap tidak sopan, karena sama saja menandakan bahwa sumpit tersebut tidak baik kualitasnya.
2. Mencelupkan Sushi
Untuk mencelupkan sushi, disarankan untuk tepat pada bagian ikannya (neta), bukan pada basinya (shari). Mencelupkan nasi di kecap asin membuat tekstur nasinya hancur dan terlalu asin. Celupkan ikan kepada kecap asin sedikit saja, dan lahap dengan sekali suapan.
3. Memakan Gari
Terdapat acar jahe atau disebut dengan gari. Gari dimakan di antara suapan sushi untuk menetralkan rasa di setiap suapan, bukan dimakan bersama sushinya. Hal ini bertujuan untuk menjaga keunikan dan perbedaan rasa di setiap suapan sushi.
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan adalah mencelupkan terlalu banyak kecap asin. Kecap asin berfungsi sebagai penyempurna rasa, bukan sebagai perendam. Cukup celupkan sushi sedikit saja.
Selain itu, saat mengambil sushi, hindari mengambilnya dengan tangan kosong jika sudah ada sumpit. Jika sushi disajikan dalam bentuk nigiri (nasi dengan ikan di atasnya), ambil dengan sumpit dan balikkan sehingga bagian ikan yang mengenai lidah terlebih dahulu. Untuk maki (sushi gulung), angkat dengan hati-hati.
Baca juga: Daftar Menu Favorit di Sushi Tei yang Lezat
Dengan memahami etika dan cara makan sushi yang benar di atas, diharapkan penikmat kuliner khas Jepang ini dapat mengaplikasikannya, sehingga mendapat pengalaman makan yang sesuai dan dapat menghargai tradisi dan budaya Jepang. (KIA)
