Cara Membawa Oleh-oleh Makanan di Pesawat yang Sesuai Aturan

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bepergian ke luar kota atau luar negeri tak lengkap rasanya jika tidak membeli oleh-oleh dari tempat yang dikunjungi. Lantas, bagaimana cara membawa oleh-oleh makanan di pesawat?
Ada aturan khusus terkait jenis barang yang dimasukkan ke dalam bagasi yang patut dipatuhi setiap penumpang. Sebenarnya membawa oleh-oleh makanan tidak dilarang, namun tetap harus memperhatikan jenis makanan dan ukurannya.
Cara Membawa Oleh-oleh Makanan di Pesawat
Cara membawa oleh-oleh makanan di pesawat sangat tergantung dari bentuknya, apakah cair atau padat, kemudian jenisnya yang berbau atau tidak dan sebagainya. Ini aturan yang harus dipatuhi penumpang pesawat terkait barang bawaan.
1. Batas Maksimal untuk Benda Cair
Mengutip dari website soekarnohatta-airport.co.id, penumpang tidak diperbolehkan membawa benda cair yang melebihi batasan 100ml dalam suatu kemasan ke dalam kabin pesawat, sehingga perlu disimpan kedalam bagasi check in, kecuali untuk makanan bayi atau obat-obatan yang harus dikonsumsi pada saat melakukan penerbangan.
Jumlah maksimal untuk benda berwujud cair yang diizinkan masuk dalam penerbangan adalah 3,4 ons setara dengan 96,39 gram atau 100 ml.
2. Jenis Makanan yang Dilarang
Ada jenis makanan yang dilarang dibawa masuk ke pesawat, sehingga saat membeli oleh-oleh perlu mempertimbangkan jenisnya. Makanan yang dilarang adalah makanan yang memiliki bau menyengat seperti durian dan petai, makanan yang mudah rusak atau busuk, minuman beralkohol, daging mentah dan makanan laut hidup.
Baca juga: Cara Beli Bagasi Jetstar untuk Menambah Kapasitas Bagasi Terdaftar
3. Prosedur Pengemasan
Dikutip dari situs jetstar.com, prosedur pengemasan makanannya adalah sebagai berikut.
Produk beku harus benar-benar beku dan dalam wadah yang disetujui, yang akan menjaga produk tetap beku.
Wadah yang disetujui meliputi Eskies plastik padat atau fiberglass, kotak pendingin atau wadah dingin, atau styrofoam padat atau kotak polistirena dengan penutup.
Berat keseluruhan tidak boleh melebihi 32 kg, yaitu berat maksimal setiap item bagasi tercatat. Harap diperhatikan: Untuk kotak styrofoam atau polistirena padat dengan penutup, berat totalnya tidak boleh melebihi 20 kg.
Semua makanan laut, daging, dan produk beku harus disegel dan dibungkus ganda untuk mencegah kemungkinan kebocoran.
Tidak diperkenankan memakai es dalam keadaan apa pun. Namun penggunaan laket pendingin gel komersial diperbolehkan demi menjaga produk tetap beku.
Cara membawa oleh-oleh makanan di pesawat yang telah disebutkan di atas bisa diperhatikan agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan saat di bandara. Misalnya barang bawaan harus ditinggal atau tidak boleh dibawa masuk ke pesawat. (IMA)
