Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Sushi agar Tidak Basi dan Tetap Enak Dikonsumsi

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menyimpan Sushi agar Tidak Basi. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/ Jakub Dziubak.
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menyimpan Sushi agar Tidak Basi. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/ Jakub Dziubak.

Sushi, hidangan Jepang yang lezat dan populer ini, memang paling nikmat disantap saat baru dibuat. Namun, terkadang orang-orang memiliki sisa sushi yang belum habis. Maka dari itu, informasi cara menyimpan sushi agar tidak basi dan tetap enak dikonsumsi sangat dibutuhkan.

Sushi terbuat dari bahan-bahan segar, seperti nasi, ikan mentah atau matang, dan sayuran. Bahan-bahan ini sangat rentan terhadap bakteri, sehingga perlu penanganan khusus saat disimpan. Jika tidak disimpan dengan benar, sushi dapat dengan cepat menjadi basi dan membahayakan kesehatan.

Cara Menyimpan Sushi agar Tidak Basi

Cara Menyimpan Sushi agar Tidak Basi. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash/ Kyle Head.

Menurut laman japan.travel, sushi adalah hidangan khas Jepang yang terdiri atas dua bagian, yaitu nasi (shari) dan makanan yang diletakkan di atas nasi tersebut (neta). Berikut cara menyimpan sushi agar tidak basi.

1. Suhu Penyimpanan yang Ideal

Suhu penyimpanan adalah kunci utama untuk menjaga kesegaran sushi. Suhu yang terlalu tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri, sedangkan suhu yang terlalu rendah dapat merusak tekstur sushi. Suhu ideal untuk menyimpan sushi adalah antara 0-4 derajat Celcius.

  • Kulkas: Tempat terbaik untuk menyimpan sushi adalah di dalam kulkas. Pastikan suhu kulkas terjaga dengan baik. Hindari menyimpan sushi di pintu kulkas karena suhu di bagian ini cenderung lebih hangat.

  • Chiller: Jika memiliki chiller, bisa menggunakannya untuk menyimpan sushi. Chiller biasanya memiliki suhu yang lebih stabil dibandingkan kulkas.

2. Cara Membungkus Sushi

Selain suhu, cara membungkus sushi juga sangat penting. Bungkus sushi dengan rapat menggunakan plastik wrap atau wadah kedap udara. Hal ini bertujuan untuk mencegah sushi terkena udara, kelembapan, dan bau-bauan lain di dalam kulkas.

3. Durasi Penyimpanan

Lama penyimpanan sushi tergantung pada jenis sushi dan bahan-bahan yang digunakan.

  • Sushi mentah: Sushi mentah sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 24 jam setelah dibuat.

  • Sushi matang: Sushi matang dapat bertahan lebih lama, sekitar 2-3 hari di dalam kulkas.

4. Pisahkan sushi

Jika memiliki beberapa jenis sushi, sebaiknya pisahkan masing-masing jenis ke dalam wadah yang berbeda. Hal ini untuk mencegah kontaminasi silang.

5. Perhatikan tanggal pembuatan

Tulis tanggal pembuatan pada wadah penyimpanan untuk memudahkan mengetahui kapan sushi tersebut dibuat.

6. Jangan dibekukan

Membekukan sushi dapat merusak tekstur dan rasa sushi.

Baca juga: 6 Rekomendasi Tempat Makan Sushi Terbaik di Semarang

Dengan mengikuti cara menyimpan sushi agar tidak basi di atas, diharapkan pembeli dapat menikmati kuliner sushi kesukaan lebih lama. Tetap perhatikan kebersihan dan kesegaran. (KIA)