Cara Reservasi Tiket Van Gogh Alive Jakarta dengan Mudah dan Aman

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bila pengunjung telah membeli tiket Van Gogh Alive Jakarta melalui website penyedia layanan tiket online, pengunjung juga harus mengetahui cara reservasi tiket Van Gogh Alive Jakarta. Cara ini terbilang mudah dan aman dilakukan.
Dikutip dari Instagram resmi @vangoghaliveid, pengunjung wajib melakukan reservasi tiket meskipun telah membeli tiket dari website penyedia layanan tiket hiburan yang bekerjasama. Hal ini agar penyelenggara dapat menghitung jumlah pengunjung dan penanganan kerumunan mudah.
Cara Reservasi Tiket Van Gogh Alive Jakarta
Berikut ini cara reservasi tiket Van Gogh Alive Jakarta bagi yang telah membeli tiket di website penyedia layanan tiket online, yaitu tiket.com.
Buka e-ticket yang telah dikirimkan melalui e-mail.
Klik ‘Make Reservation’.
Di bawah tulisan ‘Event Time’, pilih waktu kunjungan sesuai tanggal yang telah dipilih.
Jika ingin melakukan reschedule pilih ‘Please Click Here’ yang berada di atas tombol ‘Confirm’.
Pilih tanggal dan waktu reservasi terbaru.
Pilih ‘Confirm’ jika semua sudah diganti.
Jika sudah terkonfirmasi, sistem akan mengarahkan ke halaman konfirmasi.
Van Gogh Alive sendiri merupakan tur pameran lukisan hasil karya seniman dunia terkenal, Vincent van Gogh yang disajikan menggunakan media audio visual. Dalam tur pameran ini menampilkan salah satunya lukisan Starry Night (1889) yang terkenal.
Sedangkan bagi pengunjung yang ingin membeli tiket secara online, dapat mengunjungi vangogh.co.id dan juga tiket.com
Baca juga: Museum Van Gogh: Sejarah dan Informasi Penting Lainnya
Apa Itu Starry Night Van Gogh?
Lebih lanjut, karya yang ditampilkan pada tur pameran Van Gogh Alive, salah satunya Starry Night. Starry Night merupakan salah satu lukisan akhir karya Vincent van Gogh yang ia selesaikan pada tahun 1889.
Dikutip dari Museum of Modern Art Learning di moma.org, Van Gogh melukis The Starry Night selama 12 bulan saat Ia tinggal di rumah sakit jiwa Saint-Paul-de-Mausole, Prancis. Ia berada di sana tepatnya beberapa bulan setelah menderita gangguan di mana ia memotong sebagian dari telinganya sendiri dengan silet.
Di rumah sakit jiwa, Van Gogh mengamati langit malam dari jendela kamarnya yang berjeruji dan menulis surat pada Theo (saudaranya) yang menggambarkan pemandangan indah bintang pada suatu pagi di musim panas tahun 1889.
Van Gogh tidak diizinkan untuk melukis di kamarnya. Karena itu, Van Gogh melukis pemandangan itu dari ingatan dan menggunakan imajinasinya untuk melukis desa kecil yang sebenarnya tidak ada.
Melalui lukisan ini, Van Gogh mengatakan bahwa malam lebih berwarna daripada siang dan bahwa bintang-bintang lebih dari sekadar titik-titik putih di atas hitam, bukannya tampak kuning, merah muda atau hijau.
Itulah cara reservasi tiket Van Gogh Alive Jakarta dan juga informasi mengenai lukisan Starry Night yang merupakan salah satu karya dari seniman Vincent van Gogh. (Fitri A)
