Konten dari Pengguna

Contoh Surat Keterangan Ahli Waris beserta Cara Membuatnya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Surat Keterangan. (Foto: 526663 by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Surat Keterangan. (Foto: 526663 by https://pixabay.com)

Surat keterangan hak mewaris/ahli waris adalah surat yang dibuat oleh/di hadapan pejabat yang berwenang, yang isinya menerangkan tentang keadaan yang meninggal dunia dan siapa saja ahli waris dari seseorang yang sudah meninggal dunia serta biasanya juga berisi beberapa bagian masing-masing dari ahli waris tersebut, bisa dibuat tangan ataupun akta notaris. Berdasarkan contoh surat keterangan ahli waris/hak mewaris, maka ahli waris dapat memperoleh hak-haknya terutama terhadap harta peninggalan dari pewaris.

Dikutip dari buku Muhasabah Notaris/PPAT yang ditulis oleh Daeng Naja (2021: 146), surat keterangan hak ahli waris merupakan bukti yang lengkap tentang keadaan yang meninggal dunia, ahli waris, harta peninggalan, dan hak bagian masing-masing ahli waris, serta menjadi pemberitahuan pada pihak ketiga terutama Kantor Badan Pertanahan dalam rangka untuk pendaftaran peralihan hak atas tanah karena warisan pewarisan tersebut.

Nah, artikel kali ini akan merangkum contoh surat keterangan ahli waris beserta cara membuatnya.

Contoh Surat Keterangan Hak Mewaris/Ahli Waris

Ilustrasi Surat Keterangan. (Foto: jarmoluk by https://pixabay.com)

Surat keterangan ahli waris dapat dibuat tangan ataupun akta notaris. Dikutip dari buku Panduan Lengkap Mudah Memahami Hukum Waris Islam yang ditulis oleh Ahmad Bisyri Syakur (2015: 159), berikut adalah format contoh surat keterangan ahli waris:

Kami yang bertanda tangan di bawah ini adalah ahli waris dari almarhum/almarhumah:

… (diisi nama jelas almarhum/almarhumah)

Menerangkan dengan sebenarnya dan sanggup diangkat sumpah bahwa almarhum/almarhumah … (diisi nama jelas almarhum/almarhumah) tempat tinggal yang terakhir di … (diisi alamat jelas almarhum/almarhumah)

Pada hari … tanggal … telah meninggal dunia di … (diisi tempat almarhum/almarhumah meninggal dunia). Dari perkawinannya, almarhum/almarhumah … dengan istrinya/suaminya … binti/bin … telah dilahirkan dan kini masih hidup … orang anak. Ahli waris almarhum/almarhumah yaitu:

1. Nama (jenis kelamin), umur … tahun

2. Nama (jenis kelamin), umur … tahun

3. Nama (jenis kelamin), umur … tahun

4. Nama (jenis kelamin), umur … tahun

Demikian kami adalah para ahli waris dari mendiang: … (diisi nama jelas almarhum/almarhumah)

Apabila di kemudian hari, keterangan kami–para ahli waris tidak benar, sehingga terjadi gugatan dari pihak lain, sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami. Adapun, aparat pemerintah yang turut menandatangani Surat Keterangan Ahli Waris ini dibebaskan dari segala bentuk tuntutan hukum.

(Tempat, Tanggal Tahun)

Para Ahli Waris:

1. Nama Jelas ….

2. Nama Jelas …

3. Nama Jelas …

4. Nama Jelas …

5. Nama Jelas …

Saksi-saksi

Ketua RT…RW…Kelurahan…

Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)