Konten dari Pengguna

Daya Tarik Taman Bebaya Samarinda untuk Rekreasi Edukatif

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Taman Bebaya Samarinda. Foto: Unsplash/Motomoto sc
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Taman Bebaya Samarinda. Foto: Unsplash/Motomoto sc

Ada cukup banyak wisata baru di Kota Tepian, salah satunya adalah Taman Bebaya Samarinda. Terletak di tepi Sungai Mahakam, taman Bebaya menjadi tempat rekreasi yang mengedukasi.

Mengutip dari https://kaltim.akurasi.id, kata “Bebaya” yang menjadi nama taman tersebut merupakan bahasa Kutai yang berarti bergotong royong. Kata ini mengandung pesan agar warga Samarinda saling bergotong royong untuk memajukan kotanya.

Taman Bebaya Samarinda

Ilustrasi Taman Bebaya Samarinda. Foto: Unsplash/Frank Eiffert

Sebelum menjadi Taman Bebaya, taman ini dikenal dengan nama Taman Buah atau Taman Tepian. Penamaan Bebaya tidak lepas dari latar belakang Kota Samarinda yang merupakan Kesultanan Kutai Kartanegara.

Taman ini menjadi tempat berlangsungnya acara Festival Mahakam meskipun baru diresmikan pada tahun lalu, yakni pada 3 November 2022. Untuk itu, simak penjelasan mengenai Taman Bebaya Samarinda:

Pesona dan Sarana Taman Bebaya

Terletak di Tepian Mahakam, Jalan Slamet Riyadi, Kota Samarinda, taman ini menyuguhkan pemandangan yang indah dan menarik perhatian masyarakat untuk mengunjunginya.

Pengunjung juga bisa menikmati view cantik dari Sungai Mahakam yang berseberangan langsung dengan Jembatan Mahakam Kembar. Selain itu terdapat eduwisata karena terdapat bangunan berbentuk buah-buahan.

Bangunan yang menyerupai buah-buahan tersebut bisa menjadi sarana belajar anak-anak untuk mengenal nama-nama buah.

Selain sebagai edukasi, tempat ini dapat dijadikan rekreasi. Pengunjung bebas mengabadikan momen dengan mengambil gambar di tempat ini.

Ada lagi Taman Pensil yang menarik minat pengunjung terutama dari kalangan anak-anak. Seperti namanya, di taman tersebut terdapat dua buah tugu yang berbentuk pensil dengan tinggi 50 meter.

Tugu ini menjadi salah satu spot foto yang terkenal karena ia menjadi sundial (jam matahari). Saat terkena matahari, bayangan akan bergerak mengikuti arah matahari bergerak.

Cara Mengunjunginya

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke taman ini dengan titik awal Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, aksesnya dapat melalui Jalan Poros Samarinda hingga Bontang dengan jarak tempuh sekitar 29 km dan waktu perjalanan selama 1 jam.

Adapun harga tiket masuknya bebas, alias gratis. Pengunjung hanya dikenai biaya parkir sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp4.000 untuk kendaraan mobil. Selain itu taman ini buka setiap hari dari pukul 08.00-17.30 WITA.

Demikian informasi seputar Taman Bebaya Samarinda. Pembaca tidak perlu ragu lagi mengunjunginya, karena selain berekreasi, taman ini bisa menjadi sarana edukasi. Semoga bermanfaat!

Baca juga : Harga Tiket Masuk Mikie Funland