Konten dari Pengguna

Desa Sade Lombok: Wisata Budaya Suku Sasak yang Menarik untuk Dikunjungi

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Sade Lombok. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/yulia agnis
zoom-in-whitePerbesar
Desa Sade Lombok. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/yulia agnis

Desa Sade Lombok merupakan salah satu Desa Adat Suku Sasak. Di desa tersebut, wisatawan akan menemukan kebudayaan Suku Sasak baik dari lingkungan maupun kesehariannya.

Desa Sade sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang. Terbukti dengan Suku Sasak yang sudah berlangsung dari 1.500 tahun yang lalu.

Keunikan Dari Desa Sade Lombok

Desa Sade Lombok. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/ginevra austine

Dikutip dari ppebalinusra.menlhk.go.id, Desa Sade Lombok dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat Suku Sasak. Semenjak tahun 1975 desa ini sudah dikunjungi oleh para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Desa Sade ini memiliki luas sekitar 5,5 hektare dengan 150 rumah. Adapun beberapa keunikan desa ini sebagai berikut.

1. Rumah Adat beserta Fungsinya

Rumah adat Suku Sasak terdiri dari beberapa jenis, yaitu Bale Kodong, Bale Bonter, dan Bale Tani. Bale Kodong untuk lansia, Bale Bonter untuk pejabat desa atau ruang persidangan, dan Bale Tani untuk masyarakat desa kebanyakan.

2. Membersihkan Lantai Dengan Kotoran Kerbau

Masyarakat Suku Sasak memiliki kebiasaan unik membersihkan lantai dengan kotoran kerbau setiap satu minggu sekali. Tujuannya agar rumah bersih dari debu, menguatkan lantai, dan membasmi nyamuk.

3. Rumah Tahan Gempa

Meskipun dinilai sederhana dengan bahan bangunan seperti dinding anyaman bambu, atap alang-alang kering, dan lantai tanah liat, tetapi rumahnya sangat kuat. Itulah sebabnya, rumah Suku Sasak dikatakan rumah tahan gempa.

4. Tradisional Kawin Culik

Hal menarik dari tradisi Suku Sasak yaitu kawin culik. Kawin culik ini biasanya dilakukan pada saat pemuda ingin mengakhiri masa lajangnya dengan pujaan hatinya.

5. Atraksi Paresean atau Tari Perang

Wisatawan biasanya akan disambut dengan atraksi Paresean. Atraksi ini berupa dua orang laki-laki yang saling memukul menggunakan rotan. Meskipun dinilai mengerikan, tetapi atraksi ini sangat aman.

Harga tiket Masuk dan Lokasi Desa Sade Lombok

Desa Sade Lombok. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/satria setiawan

Masuk ke desa ini wisatawan tidak akan dikenakan tarif masuk alias gratis. Namun, wisatawan bisa memberi biaya retribusi pada masyarakat desa dengan tujuan bertamu atau lainnya.

Lokasinya berada di Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 83573. Wisatawan bisa mampir ke sana mulai dari pukul 07:00 WITA hingga pukul 19:00 WITA.

Baca juga: Cara Berkunjung ke Desa Adat Baduy dari Jakarta

Bagi wisatawan yang hendak liburan ke Desa Sade Lombok wajib mengenakan pakaian sopan. Selain itu, wisatawan juga perlu menjaga kebersihan desa. (VIN)