Konten dari Pengguna

Goa Maria Air Sanih Buleleng Bali: Sejarah, Daya Tarik, dan Rute Menuju ke Sana

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Goa Maria Air Sanih. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Marites Allen
zoom-in-whitePerbesar
Goa Maria Air Sanih. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Marites Allen

Goa Maria Air Sanih jadi salah satu tempat ziarah Katolik yang menarik untuk dikunjungi di Bali. Lokasinya ada di Buleleng, di tengah lingkungan yang masih asri dan tenang.

Meski berada di daerah yang mayoritas beragama Hindu, tempat ini tumbuh dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai. Suasananya adem, cocok buat siapa pun yang butuh waktu menepi sejenak dari hiruk-pikuk.

Goa Maria Air Sanih: Sejarah dan Daya Tariknya

Goa Maria Air Sanih. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Alex Gindin

Goa Maria Air Sanih, atau yang sering disebut GOMAS, adalah tempat ziarah Katolik yang berada di Dusun Yeh Sanih, Buleleng, Bali. Tempat ini digagas oleh Romo Willy M. Batuah CDD sejak tahun 1991.

Dikutip dari bukti-buleleng.desa.id, nama Air Sanih diambil dari lokasi dusunnya. Kata yeh dalam bahasa Bali berarti air. Dari situlah nama gua ini muncul. Patung Bunda Maria yang ada di dalam gua adalah karya mendiang Stefanus Bambang Triadji, seorang pematung ternama yang karyanya dikenal luas.

Gua Maria ini diberkati secara resmi pada 23 Oktober 2005 oleh Mgr DR Benyamin Yosef Bria Pr. Sebelumnya, sumber mata air di sana juga telah diberkati oleh Romo Yandhi B. Gunawan CDD. Lokasinya tenang, sejuk, dan menyatu dengan alam. Cocok banget buat yang mau refleksi diri atau menenangkan hati.

Selain itu, ada juga jalan salib yang bisa dilalui oleh para peziarah. Jalan setapaknya dibuat menyusuri kebun buah dengan suasana rindang dan damai. Taman-tamannya pun tertata rapi dan nyaman. Ada fasilitas kemping juga, jadi makin terasa dekat dengan alam.

Uniknya, tempat ini tak cuma dikunjungi umat Katolik. Banyak juga wisatawan non-Katolik datang ke sini untuk sekadar rekreasi atau mengenal sisi lain Bali yang biasanya identik dengan pura dan budaya Hindu.

Cara Menuju Goa Maria Air Sanih, Tiket, dan Jam Bukanya

Goa Maria Air Sanih. Foto hanyalah ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Unsplash/Sua Truong

Goa Maria Air Sanih terbuka untuk siapa saja. Tak ada tiket masuk, cukup datang dengan sopan dan ikut jaga kebersihan tempat. Jam bukanya dari pukul 08.00 sampai 18.00 WITA.

Lokasinya ada di Dusun Yeh Sanih, Desa Bukti, Kecamatan Kubu Tambahan, Buleleng. Rute dari Singaraja, Ibu Kota Buleleng, adalah sebagai berikut:

  1. Dari pusat Kota Singaraja, ke timur melalui Jalan Raya Singaraja–Amlapura.

  2. Lanjutkan di jalan utama menuju Kecamatan Kubutambahan.

  3. Setelah melewati Kubutambahan, teruskan perjalanan hingga memasuki Desa Bukti.

  4. Di Desa Bukti, cari tanda atau petunjuk arah ke Dusun Yeh Sanih, lokasi Goa Maria Air Sanih berada.

  5. Setelah masuk Dusun Yeh Sanih, ikuti Jalan Air Sanih – Tejakula.

  6. Goa Maria Air Sanih terletak di sebelah kiri jalan, dengan area parkir yang tersedia untuk pengunjung.

Baca juga: Air Terjun Banyumala Buleleng: Daya Pikat, Aktivitas, HTM, Lokasi, dan Rute

Goa Maria Air Sanih di Buleleng menjadi salah satu tempat wisata religi umat Katolik yang tumbuh dengan penuh toleransi di tengah masyarakat Hindu Bali. Lokasinya tenang dan sejuk, cocok untuk berdoa, merenung, atau sekadar menikmati suasana damai yang jarang ditemui di tempat lain. (CR)