Gumul Kediri, Kecamatan Tempat SLG, Ikon Kota Kediri Berdiri

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gumul Kediri merupakan kawasan berdirinya Simpang Lima Gumul (SLG) yang menjadi monumen sekaligus simbol kebanggaan Kota Kediri. Monumen tersebut mirip dengan Arc de Triomphe yang ada di Paris.
Kawasan Gumul banyak dilintasi oleh kendaraan dari berbagai daerah karena menjadi penghubung bagi kota di Jawa Timur seperti Malang dan Nganjuk. Tepat di tengah kota, SLG berdiri di titik temu lima arah jalan utama.
Gumul Kediri dan Simpang Lima Gumul yang Ikonik dan Terkenal
Dikutip dari buku Candrajiwa Indonesia, Glosarium (Kamus Ringkas) 2021 oleh Budhi Setianto Purwowiyoto (2020:200), Kediri memiliki monumen kebanggan yaitu Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).
Adapun sejarah singkat dan daya tarik dari Simpang Lima Gumul Kediri adalah sebagai berikut.
1. Sejarah Singkat
Dalam keterangan resmi Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Kediri, tercatat Monumen Lima Gumul ini dibangun dengan inspirasi dari Raja Jongko Joyoboyo.
Jongko Joyoboyo merupakan seorang raja yang berkuasa di abad 12 yang bercita-cita untuk menyatukan lima wilayah di kabupaten Kediri, yakni Kota Kediri, Pesantren, Pagu, Gurah, dan Kampung Inggris (Pare).
Simpang Lima Gumul dibangun pada awal tahun 2000-an dan resmi dibuka untuk umum sekitar tahun 2008. Pusat persimpangan ini bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan ekonomi.
2. Area Monuman Luas dengan Filosofi Hari Jadi Kabupaten Kediri
Kawasan SLG memiliki luas tanah hingga 37 hektare dengan luas bangunan 804 meter persegi dan tingginya mencapai 25 meter, ditumpu tiga tangga setinggi 3 meter dari lantai dasar. Angka-angka tersebut dipilih untuk melambangkan tanggal jadi Kabupaten Kediri, yaitu 25 Maret 804 M.
3. Fasilitas di Simpang Lima Gumul
Kini kawasan sekitar Gumul Kediri sudah berkembang menjadi pusat aktivitas publik, mulai dari olahraga, kegiatan budaya, sampai pusat perdagangan.
Ada juga gedung pertemuan, pusat perbelanjaan, serta jalur pedestrian yang luas, infrastruktur penunjang seperti jalan raya, transportasi umum, dan area parkir yang luas turut mendorong pertumbuhan kawasan ini.
Baca juga: 5 Oleh-Oleh Khas Kediri yang Tahan Lama, Cocok untuk Bingkisan
Masyarakat yang mendengar kata Gumul Kediri pasti akan langsung teringat dengan Simpang Lima. Bangunan megah yang berdiri di tengah kota itu memadukan nilai sejarah, estetika arsitektur, dan fungsi publik yang menjadikan wilayahnya lebih dikenal oleh masyarakat luas. (IMA)
