Konten dari Pengguna

Harga Tiket Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harga Tiket Museum Benteng Vredeburg, Foto: unsplash/culturetrip
zoom-in-whitePerbesar
Harga Tiket Museum Benteng Vredeburg, Foto: unsplash/culturetrip

Museum Benteng Vredeburg adalah salah satu tempat wisata yang bisa anda kunjungi ketika berlibur ke Yogyakarta. Dengan harga tiket Museum Benteng Vredeburg yang terjangkau, anda sudah bisa berkeliling dan belajar mengenai sejarah Indonesia.

Diambil dari laman kebudayaan.jogjakota.go.id/, sejarah berdirinya benteng ini tidak lepas dari lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Keraton Kasultanan Yogyakarta pertama kali dibangun pada 9 Oktober 1755, yang selanjutnya bangunan pendukung seperti Pasar Gedhe, masjid, alun-alun dan lainnya mulai dibangun.

Kemajuan keraton yang pesat membuat pihak Belanda khawatir. Oleh karena itu pihak Belanda memberi usul kepada Sultan agar diizinkan membangun sebuah benteng di dekat keraton. Belanda berdalih pembangunan benteng tersebut untuk menjaga keamanan area keraton padahal Belanda mempunyai maksud sendiri yaitu untuk memudahkan Belanda dalam mengontrol segala perkembangan yang terjadi di keraton.

Akhirnya pembangunan benteng pun dimulai pada tahun 1760. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, pembangunan benteng selesai pada tahun 1787. Lalu di bawah kepemimpinan Gubernur Johannes Sioeberg, benteng tersebut diresmikan dan diberi nama Rustenburgh yang berarti “tempat istirahat”.

Harga Tiket Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

Berikut adalah harga tiket Museum Benteng Vredeburg yang berlokasi di Yogyakarta.

Museum Benteng Vredeburg

Alamat: Jalan Ahmad Yani (Jalan Margo Mulyo) No. 6 Yogyakarta 55121

Harga tiket Museum Benteng Vredeburg sangat ramah dengan kantong, yakni Rp 2.000 untuk anak-anak, Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk turis mancanegara.

Jika Anda berencana datang ke sini, pastikan tidak datang di hari Senin. Museum ini akan tutup setiap hari Senin. Sementara setiap Selasa hingga Minggu buka di jam 08.00 sampai 15.00 WIB.

Koleksi yang ada di Museum Benteng Vredeburg adalah berbagai jenis diorama. Terdapat 4 diorama yang ditampilkan, yaitu:

  • Diorama I yang terdiri dari 11 minirama menggambarkan peristiwa pada periode Pangeran Diponegoro sampai masa pendudukan Jepang di Yogyakarta.

  • Diorama II yang terdiri dari 19 minirama yang bercerita tentang sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia hingga agresi militer Belanda di Nusantara.

  • Diorama III terdiri dari 18 minirama yang menggambarkan peristiwa perjanjian Renville hingga pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat.

  • Diorama IV terdiri dari 7 minirama yang berisi tentang sejarah periode NKRI hingga pada masa Orde Baru.

Di museum ini selain Anda bisa belajar mengenai sejarah Indonesia, juga bisa menikmati suasana di area museum. Letak museum yang strategis di pusat kota Yogyakarta membuat banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Kemudian gaya arsitektur bangunan yang bergaya Belanda bisa menjadi spot foto yang Instagramable.

Fasilitas yang ditawarkan oleh museum ini juga cukup lengkap, seperti toilet, mushola, ruang audio visual, kantin hingga cafe. Membuat para pengunjung bisa mengelilingi museum dengan nyaman.

Demikianlah informasi mengenai harga tiket Museum Benteng Vredeburg serta sejarah dibalik berdirinya benteng tersebut. Jika Anda sedang berada di Yogyakarta, jangan lupa untuk datang berkunjung ya!(Prima)