Informasi Harga Tiket Pameran Perang Diponegoro, Pengunjung Wajib Tahu

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di Jakarta, saat ini tengah diadakan pameran yang menghadirkan instalasi seni dengan tema Perang Diponegoro. Sehingga harga tiket pameran Perang Diponegoro ini penting untuk diketahui.
Mengutip dari Seni dan Identitas Budaya di Indonesia, Nursilah, Yusnizar Heniwaty, dan Tuti Rahayu (2024:126) pameran seni merupakan salah satu cara terpenting untuk mengekspos karya seniman pada publik dan biasanya dilakukan di galeri seni maupun ruang ekshibisi khusus.
Harga Tiket Pameran Perang Diponegoro, Wajib Tahu Jika Berminat Berkunjung
Pameran dengan tajuk utama NYALA: 200 Tahun Perang Diponegoro ini dihelat di Galeri Nasional Indonesia mulai dari 22 Juli - 15 September 2025. Bagi yang tertarik untuk berkunjung, informasi harga tiket pameran Perang Diponegoro ini wajib untuk diketahui.
Untuk mengunjungi pameran ini, pengunjung cukup membeli tiket kawasan Galnas yang berlaku untuk semua program yang sedang diselenggarakan oleh pihak Galnas. Berikut rincian harga tiketnya.
Tiket Anak (3 – 12 tahun): Rp25.000
Tiket Dewasa (13 – 60 tahun): Rp50.000
Tiket Warga Negara Asing: Rp100.000
Tiket untuk usia di bawah 3 tahun dan lansia di atas 60 tahun: Gratis
Program serta pameran yang sudah termasuk ke dalam tiket tersebut antara lain adalah.
Pameran Tetap Galeri Nasional Indonesia
Pameran NYALA: 200 Tahun Perang Diponegoro
Pameran Tierra Viva: Cultures of Colors of Latin America
RAK (Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga)
Jika berminat untuk melihat pameran ini, pengunjung dapat mendatangi Galeri Nasional Jakarta, Jl. Medan Merdeka Tim. No.14, RT.6/RW.1, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Pameran NYALA: 200 Tahun Perang Diponegoro
Pameran ini menghadirkan 33 buah karya dari banyak seniman. Di antaranya adalah Raden Saleh, Basoeki Abdullah, Adrian Adinugraha x Fahira Herniman, Aliansyah Caniago, Arafura, Ugo Untoro, Jompet Kuswidananto serta Irene Agrivina.
Berbagai patung, instalasi hingga artefak yang berupa arsip, koin dan buku-buku terkait Perang Diponegoro turut dipamerkan di sini. Pameran ini tidak hanya mengajak pengunjung untuk mengenang masa lalu namun juga merenungkan kembali makna kemerdekaan.
Hal itu sejalan dengan tema NYALA yang dibawakan. Tema ini ditujukan untuk membawa kembali ingatan akan perjuangan membela Tanah Air di masa lalu dan memaknai keberanian serta keteguhan hati yang dirasakan pada masa tersebut.
Baca juga: 4 Salon di Blok M Plaza yang Populer dan Terpercaya
Mengunjungi galeri dan pameran merupakan salah satu agenda menarik yang dapat dilakukan saat berlibur akhir pekan. Informasi mengenai harga tiket pameran Perang Diponegoro ini menjadi informasi yang perlu diketahui jika berminat berkunjung. (RF)
