Konten dari Pengguna

Inilah Singkatan Jalan Tol yang Tidak Banyak Diketahui

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi singkatan jalan tol. Sumber: Sun/pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi singkatan jalan tol. Sumber: Sun/pexels.com.

Banyak singkatan jalan tol yang tidak diketahui orang. Orang Indonesia gemar membuat singkatan sehingga nama asli justru tidak diketahui. Kadang masyarakat membuat singkatan sendiri yang berbeda dengan singkatan resmi dari pengelola jalan tol.

Bukan orang Indonesia namanya jika tidak terampil soal singkatan. Tapi jika perbendaharaan singkatan nama jalan tol yang kamu miliki masih minim, temukan berbagai singkatannya di artikel ini.

Singkatan Jalan Tol yang Tidak Banyak Diketahui

Ilustrasi singkatan jalan tol. Sumber: KindelMedia/pexels.com.

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa kata tol sendiri juga merupakan singkatan, yaitu Tax on Location. Itu sebabnya, pengguna harus membayar untuk melewati jalan ini.

Dikutip dari Dampak Jalan Tol Terhadap Pulau Jawa, Ekawati Marhaenny Dukut (2020:12), jalan tol merupakan bagian dari sistem jaringan jalan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar berdasarkan PP No.15 Tahun 2005 tentang Jalan.

Berikut adalah daftar singkatan jalan tol yang tidak banyak diketahui:

1. Permai (Pekanbaru - Dumai)

Jalan tol di Riau ini masih relatif baru. Permai merupakan singkatan yang diberikan oleh pengelola jalan tol tersebut. Di kalangan pengguna yang sering melewati jalan ini, singkatan Pekdum lebih populer. Namun tentu saja singkatan tersebut kurang enak didengar.

2. Terpeka (Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung)

Mungkin ini adalah singkatan yang disyukuri oleh pendatang. Jika tidak disingkat, nama jalan tol di Lampung ini akan sangat panjang dan membingungkan pendatang.

3. MBZ (Sheikh Mohammed bin Zayed)

Meski Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia namun nama khas Arab agak sulit untuk dilafalkan apalagi diingat. Contohnya, orang Indonesia lebih akrab dengan nama Muhammad daripada Mohammed.

4. Prolajang (Probolinggo - Lumajang)

Singkatan ini unik, tapi artinya bukan pembela kaum lajang. Jalan tol ini ada di Jawa Timur.

5. CBK (Cengkareng - Batu Ceper - Kunciran)

Untuk masyarakat lokal, nama CBK akan lebih mudah dikomunikasikan. Sedangkan selain warga lokal, lebih mudah menyebut JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road 2).

6. KLBM (Krian - Legundi - Bunder - Manyar)

Singkatan KBLM kurang akrab di antara pengguna jalan tol di Jawa Timur karena terlalu panjang. Apalagi bagi pendatang. Banyak yang lebih sering menyebutkan sebagian nama saja, misalnya Tol Krian.

7. Soker (Solo - Kertosono)

Singkatan ini mudah diingat, bukan? Masalahnya, singkatan Soker juga digunakan untuk ruas Tol Ngawi - Kertosono di Jawa Timur dan Tol Solo - Ngawi. Solo sendiri berada di Jawa Tengah. Jadi agak membingungkan.

Selain singkatan-singkatan di atas, masih banyak singkatan yang asing atau aneh lainnya. Dengan berbagai latar belakang, nama jalan tol bisa saja berubah di masa mendatang.

Baca juga: Tarif Tol Pekanbaru - Duri 2023 untuk Semua Golongan Kendaraan

Demikianlah ulasan dari singkatan jalan tol yang tidak banyak diketahui orang beserta tujuan pembuatannya untuk tambahan pengetahuan. (lus)