Konten dari Pengguna

Jungen Joint, Restoran Burger yang Punya Kisah Menarik di Jakarta Pusat

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jungen Joint (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ amirali mirhashemian
zoom-in-whitePerbesar
Jungen Joint (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya) Sumber: unsplash.com/ amirali mirhashemian

Jungen Joint merupakan restoran burger di Jakarta Pusat yang didirikan oleh ibu dan anak. Suasana restorannya seperti di rumah sendiri dengan area yang tidak begitu luas.

Pengunjung yang datang bahkan akan merasakan seperti berkunjung ke rumah saudara sendiri. Untuk menunya ada aneka burger, kentang goreng, hingga falafe.

Keunikan Jungen Joint dan Lokasinya

instagram embed

Jungen Joint terletak di Jl. Kelinci Raya No.30, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710.

Mengutip dari Instagram @jungen.joint, restoran burger ini buka setiap Rabu–Minggu pukul 11.00–18.00 WIB. Menu di sini dijamin no pork no lard.

Adapun keunikan tempat ini terdapat pada lokasi, menu makanan, dan suasananya yang lain daripada yang lain. Berikut ini ulasannya.

1. Tempat Tersembunyi

Keunikan dari restoran burger ini yaitu tempatnya tersembunyi dan tidak diberi papan nama. Pengunjung yang ingin mencicipi burger di sini bisa berjalan agak ke timur dari Bakmi Gang Kelinci, lokasinya ada di sebelah kanan jalan.

2. Usaha Keluarga

Restoran ini didirikan oleh ibu dan anak yang membuat burgernya secara home made. Chefnya merupakan owner dari usaha ini sendiri. Itulah mengapa, tempatnya tidak begitu luas dan kapasitas dine in hanya cukup untuk delapan orang.

3. Menu Burger Mantap

Adapun menu makanan yang dijual di sini yaitu signature burger, potato wedges, jungen signature, root beer, french fries, the frank and root beer, the franck with potato wedges, dan falafe. Untuk kisaran harganya dibanderol mulai Rp23.000–Rp75.500.

Dengan kisaran harga itu, pengunjung sudah bisa mendapatkan burger size besar dengan kualitas patty, bun, dan kejunya yang mantap di lidah.

4. Jumlah Menu Harian Terbatas

Dalam satu hari, tempat ini hanya menyediakan jumlah menu burger terbatas sebanyak 30 buah saja. Hal itu membuat jam tutupnya tidak menentu karena ketika persediaan burger sudah habis, maka restoran juga akan ditutup.

Baca juga: 4 Burger Terenak di Dunia yang Perlu Ada di Bucket List Pencinta Makanan

Jungen Joint bisa dikunjungi saat ingin menyantap hidangan burger home made yang enak. Pengunjung bisa merasakan suasana seperti di rumah sendiri ketika menyantap hidangan di lokasi. (IMA)