Kampung Belanda Garut: Daya Tarik, Lokasi, hingga Rutenya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jawa Barat memiliki segudang destinasi mulai dari tempat rekreasi dengan wahana menarik hingga wisata alamnya yang asri. Salah satunya adalah Kampung Belanda Garut, bisa jadi alternatif destinasi wisata di daerah Jawa Barat.
Mengutip dari Sentra bisnis Jawa Barat, Iwan Gunawan, dkk (2010:63), Garut dikenal sebagai daerah penghasil dodol. Meski begitu, di daerah satu ini tersimpan satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi saat ingin menghabiskan waktu liburan.
Daya Tarik Kampung Belanda Garut, Aktivitas, dan HTM
Kampung Amsterdam atau yang biasa dijuluki Kampung Belanda Garut merupakan desa wisata yang lingkungannya masih tergolong asri.
Banyak masyarakat yang penasaran dengan kampung satu ini sehingga kerap dikunjungi saat liburan untuk sekadar jalan-jalan menikmati asrinya alam hingga berfoto di benda peninggalan Belanda.
Kawasan desa wisata ini dikelilingi dengan hamparan kebun teh dengan pemandangan pegunungan yang memanjakan mata.
Di dalam kawasan perkampungan ini ada saluran air yang ukurannya sangat besar. Konon pada zaman dahulu kala ini saluran ini memiliki kegunaan yaitu untuk mengairi kebun teh Dayeuh Manggung.
Saluran air tersebut sudah dibangun sejak tahun 1930-an dan menjadi salah satu peninggalan Belanda. Panjang saluran air terbentang sejauh 300 meter yang hingga saat ini masih digunakan masyarakat sekitar sebagai sumber air untuk perkebunan.
Selain itu, juga terdapat rumah-rumah tua yang masih eksis di kawasan perkebunan teh. Rumah tersebut juga termasuk peninggalan Belanda yang pada saat itu digunakan sebagai rumah dinas para pegawai di perkebunan teh Dayeuh Manggung.
Beberapa peninggalan Belanda yang ada di tempat satu ini membuat daerah ini menjadi dijuluki Kampung Amsterdam. Untuk tiket masuk sangat terjangkau yakni Rp5.000.
Lokasi dan Cara Menuju Kampung Belanda Garut
Destinasi wisata ini terletak di Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Untuk mencapai lokasi, pengunjung bisa berkendara dengan motor sekitar 30 menit dari Garut Kota. adapun cara menuju ke lokasi adalah sebagai berikut.
Dari kawasan Kota Garut Jalan Ahmad Yani, berkendara menuju Jalan Raya Bandung - Garut.
Sampai di persimpangan dekat Pos Lalu Lintas Maktal, belok kiri untuk masuk ke Jalan Raya Garut - Cikajang.
Setelah berkendara sekitar 450 meter, belok kanan untuk menuju ke Jalan Pasundan.
1 kilometer di depan terdapat persimpangan, masuk ke kanan menuju Jalan Ciledug hingga memasuki Jalan Garut - Tasikmalaya.
Terus berkendara di Jalan Garut - Tasikmalaya hingga sekitar 10 kilometer, lalu belok kanan dan belok kanan lagi, kemudian lurus terus.
Berkendara di jalan utama hingga kurang lebih 2 kilometer sudah memasuki kawasan perkebunan, belok kanan menuju ke arah Dayeuh Manggung.
Tidak jauh dari sana, pengunjung akan segera bertemu dengan lokasi tujuan.
Baca juga: Bukit Paniisan Bogor: Daya Tarik, Aktivitas, Tiket Masuk hingga Rutenya
Kampung Belanda Garut menawarkan keindahan alam yang memikat hati sehingga layak dikunjungi sebagai destinasi wisata. Pun ada beberapa peninggalan Belanda yang menarik dijadikan latar foto. (NIS)
