Kawah Ijen Blue Fire Banyuwangi, Fenomena Langka yang Memesona

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kawah Ijen Blue Fire termasuk spot wisata populer yang banyak diburu pengunjung saat mendaki Gunung Ijen. Destinasi tersebut menyuguhkan panorama cahaya biru langka yang hanya bisa dilihat di waktu tertentu.
Dalanm buku bertajuk Flying Traveler. Junanto Herdiawan, (2016: 138), destinasi di Banyuwangi tersebut menjadi lokasi satu-satunya di Indonesia yang memiliki fenomena api biru.
Lokasi Kawah Ijen Blue Fire Banyuwangi dan Harga Tiketnya
Bagi yang berminat untuk melihat secara langsung fenomena Kawah Ijen Blue Fire, maka pengunjung perlu mendaki Gunung Ijen terlebih dulu. Gunung tersebut berada di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi serta Situbondo.
Jalur yang umum bagi pengunjung untuk mendaki, yaitu dari Pos Paltuding, Desa Kalianyar, Ijen, Banyuwangi, karena lebih cepat. Untuk berkunjung, pengunjung perlu reservasi tiket melalui kanal resmi BBKSDA Jawa Timur, tiket.bbksdajatim.org.
Bagi pengunjung lokal, harga tiketnya dibanderol dari Rp20.000 untuk hari kerja serta Rp30.000 saat hari libur. Sementara itu, pengunjung asing perlu membayar sebesar Rp150.000. Pengunjung lokal juga akan dikenakan asuransi sebesar Rp2.000 dan pengunjung asing Rp5.000.
Pembayaran tiketnya dapat dilakukan di tempat pendakian. Jadi, pengunjung cukup menunjukkan kode booking kepada petugas dan melakukan pembayaran non tunai menggunakan QRIS untuk memperoleh e-ticket.
Perlu diperhatikan, Kawah Ijen tidak menerima kunjungan wisata setiap Jumat awal bulan karena diadakannya kegiatan Ijen Rijik. Oleh sebab itu, pengunjung perlu memastikan tidak salah memilih tanggal kunjungan saat memesan tiket. Jam kunjungan dari Pos Paltuding Banyuwangi ini setiap pukul pukul 02.00-12.00 WIB.
Daya Tarik Kawah Ijen Blue Fire
Kawah Ijen Blue Fire ini memiliki daya tarik tersendiri bagi setiap pengujung, berikut beberapa di antaranya.
1. Menyaksikan Cahaya Biru Langka
Daya tarik utama dari destinasi di Banyuwangi ini, yaitu panorama cahaya biru langka. Fenomena tersebut ternyata muncul dari aktivitas pembakaran gas belerang yang berinteraksi dengan oksigen di udara, sehingga menghasilkan api biru.
Ada waktu khusus untuk menikmati api birunya, yakni saat dini hari, khususnya saat kemarau. Namun, kondisi alam lain juga bisa memengaruhi kemunculan fenomena tersebut.
2. Menikmati Matahari Terbit
Di samping cahaya biru yang bisa disaksikan saat dini hari, matahari terbit di Kawah Ijen juga tak kalah indahnya. Pengunjung akan disambut dengan sunrise di atas awan beserta lautan kawah berwarna hijau toska yang tampak cantik.
Baca juga: Naik Gunung Ijen Berapa Jam? Berikut Informasinya untuk Alternatif Liburan
Bagi yang mau menikmati Kawah Ijen Blue Fire, akan lebih aman jika menggunakan jasa pemandu wisata. Pengunjung juga perlu memastikan bahwa tubuh dalam kondisi sehat selama mendaki agar aman di perjalanan. [ENF]
