Ke Jogja Wajib Makan Apa? Ini 4 Kuliner Ikonik yang Harus Dicoba

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ke Jogja wajib makan apa? Pertanyaan ini sering muncul begitu kaki menginjak kota yang penuh kenangan dan aroma makanan khas.
Jogja memang selalu punya cara sederhana untuk bikin siapa pun betah, salah satunya lewat kuliner yang bikin lidah ikut jatuh cinta. Di setiap sudut kota, ada saja warung atau penjaja makanan yang menarik untuk disinggahi. Rasanya sayang kalau hanya lewat tanpa sempat mencicipi.
Ke Jogja Wajib Makan Apa? Coba Cicipi 4 Hidangan Ini
Banyak orang datang ke Jogja bukan cuma untuk jalan-jalan, tapi juga untuk merasakan suasana hangat dari makanannya. Dari pagi sampai malam, pilihan yang ada seakan tidak ada habisnya. Ini dia beberapa hidangan yang sudah lama jadi ikon dan tetap dicari siapa saja yang datang.
1. Gudeg
Kalau lagi di Jogja, gudeg hampir selalu jadi jawaban pertama buat pertanyaan “Ke Jogja wajib makan apa?”. Hidangan ini terbuat dari nangka muda yang dimasak lama dengan santan dan gula aren sampai warnanya cokelat pekat dan rasanya manis legit. Biasanya disajikan bareng ayam kampung, telur pindang, tahu, dan sambal krecek yang gurih pedas.
Beberapa tempat menikmati gudeg menurut buku Menikmati Kelezatan Makanan Yogyakarta, Semarang, & Magelang, Fajar Ayuningsih, (2008: 12) adalah Gudeg Yu Djum, Gudeg Permata, Gudeg Pawon, Gudeg Sagan, dan masih banyak lagi.
2. Oseng Mercon
Kalau suka yang pedas-pedas, oseng-oseng mercon wajib masuk daftar saat ke Jogja. Hidangan ini berupa tumis kikil atau daging sapi dengan cabai melimpah. Rasanya benar-benar pedas sampai bikin keringat bercucuran.
Salah satu yang paling terkenal ada di warung Bu Narti. Banyak juga warung lain yang menyajikan menu serupa dengan rasa yang tak kalah mantap.
3. Sate Klatak
Sate klatak beda dari sate kambing biasa. Daging kambingnya ditusuk pakai jeruji besi, bukan tusuk bambu. Bumbunya juga sederhana, hanya garam dan sedikit ketumbar saja.
Saat dibakar, aroma daging bercampur asap langsung bikin lapar. Teksturnya empuk, tidak alot, dan ada sedikit sensasi gurih yang khas. Enak disantap hangat dengan nasi putih dan kuah gulai. Tempat yang paling terkenal ada di Sate Klatak Pak Pong di Bantul. Banyak juga warung lain di sekitarnya yang rasanya sama enak.
4. Bakmi Jawa
Ada dua pilihan, bakmi godog yang berkuah atau bakmi goreng yang kering. Keduanya dimasak dengan cara tradisional, pakai tungku arang. Cara masak ini bikin aroma dan rasanya lebih sedap. Bakmi ini biasanya disajikan dengan suwiran ayam kampung. Kuahnya gurih karena dimasak pakai kaldu ayam dan telur bebek.
Warung-warung yang terkenal antara lain Bakmi Jawa Pak Pele di Alun-Alun Utara, Bakmi Mbah Gito, dan Bakmi Mbah Mo yang sudah legendaris. Semua punya ciri khas masing-masing.
Baca juga: 3 Hidden Gem Kuliner Jogja: Semakin Tersembunyi, Semakin Dicari
Ke Jogja wajib makan apa? Empat kuliner ikonik di atas bisa dicoba. (CR)
