Konten dari Pengguna

Kenali 5 Tipe Colokan Bangkok untuk Persiapan Liburan Lebih Praktis

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

Ā·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tipe colokan Bangkok. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Claudio Schwarz
zoom-in-whitePerbesar
Tipe colokan Bangkok. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Claudio Schwarz

Gawai merupakan salah satu benda penting yang senantiasa dibawa dalam berpergian. Kehabisan baterai gawai, tentu sangat merepotkan. Maka dari itu, jika hendak berlibur ke Bangkok, tipe colokan Bangkok perlu diketahui.

Ibu kota Thailand ini memiliki berbagai tipe colokan dan belum tentu cocok dengan charger gawai yang dimiliki. Dengan mengetahui tipe colokan ini, traveler bisa membawa charger serta adaptor colokan yang sesuai.

Tipe Colokan Bangkok yang Traveler Harus Tahu

Tipe colokan Bangkok. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Matt Reames

Colokan, steker atau soket listrik yang biasa digunakan di Bangkok, Thailand, memiliki tipe dan standar tersendiri. Mengutip website power-plugs-sockets.com, standar tegangan soket di Thailand berkisar 220V dengan frekuensi 50Hz.

Di Thailand, ada beberapa jenis steker dan soket. Di mana kemungkinan traveler perlu membawa adaptor colokan untuk perangkat yang memiliki steker berbeda.

Lebih jelasnya bisa simak penjelasan terkait beberapa tipe colokan Bangkok yang biasa ditemui di bawah ini.

1. Colokan Tipe A

ColokanĀ  tipe A memiliki dua pin paralel berbentuk pipih sejajar. Modelnya mirip dengan colokan di Amerika Serikat ataupun Jepang.

2. Colokan Tipe O

Paling umum digunakan di Thailand adalah colokan tipe O. Colokan ini memiliki 3 pin berbentuk bundar.

3. Colokan Tipe B

Tipe B ini sama seperti tipe A, memiliki dua pin paralel pipih dengan satu pin di tengah bawah berupa pin pentanahan atau grounding.

4. Colokan Tipe C

Colokan tipe C ini paling umum digunakan di Indonesia. Colokan yang dikenal dengan sebutan Europlug ini memiliki dua pin berbentuk bundar atau bulat.

5. Colokan Tipe F

Terakhir, pin yang biasa ditemukan di Thailand adalah colokan tipe F. Colokan ini memiliki dua pin bundar dan di sampingnya terdapat klip arde.

Demikian penjelasan spesifik terkait model tiap tipe colokan di Bangkok. Ada kemungkinan beberapa hotel atau tempat lama masih menyediakan colokan tipe A atau C, sehingga traveler perlu bawa adaptor.

Tip Terkait Charger saat Traveler ke Bangkok

Tipe colokan Bangkok. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Call Me Fred

Jika bicara soal apakah charger atau colokan Indonesia dapat digunakan, jawabannya bisa saja terutama jika menggunakan tipe C. Namun sayangnya, tidak semua tempat di Bangkok menyediakan colok tipe tersebut.

Bagaimana solusinya bagi para traveler yang ingin bepergian ke Bangkok tanpa khawatir masalah colokan listrik ini? Berikut tipnya.

  1. Pertama, bawalah adaptor colokan dari rumah. Sebab, membeli adaptor di toko lokal memiliki harga mahal

  2. Setidaknya bawa dua adaptor berbeda sebagai antisipasi untuk bisa mengisi daya gawai secara bersamaan.

  3. Pertimbangkan bawa colokan listrik sendiri apabila gawai yang dibawa banyak

  4. Pastikan kompatibilitas perangkat dengan sistem kelistrikan Thailand sesuai, terutama penyesuaian tegangan listrik agar dapat berfungsi baik saat dihubungkan ke stopkontak di Bangkok

Baca juga: Harga Sewa Mobil di Bangkok beserta Jenis Mobilnya

Itulah ulasan mengenai 5 tipe colokan Bangkok beserta tips yang bisa dilakukan oleh para traveler. Dengan info di atas, semoga rencana perjalanan traveler bisa lebih lancar. (INE)