Konten dari Pengguna

Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling? Ini Informasi yang Perlu Diketahui Tamu

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa di hotel tidak ada guling? Foto kamar hotel. Sumber: Unsplash/Vojtech Bruzek
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa di hotel tidak ada guling? Foto kamar hotel. Sumber: Unsplash/Vojtech Bruzek

Kenapa di hotel tidak ada guling? Ini merupakan pertanyaan yang mungkin ditanyakan oleh tamu yang baru pertama kali menginap di hotel. Sebagai pelengkap tidur, guling memang ada hampir di seluruh rumah masyarakat Indonesia. Namun, di hotel tamu mungkin tidak akan menemukannya.

Guling sebenarnya memiliki fungsi untuk memberikan kenyamanan saat tidur dengan cara dipeluk. Selain membantu posisi tubuh tetap stabil, guling juga bisa mengurangi tekanan pada tulang belakang, membuat tidur lebih nyenyak, dan memberi rasa aman emosional.

Kenapa di Hotel Tidak Ada Guling? Berikut Penjelasannya

Kenapa di hotel tidak ada guling? Foto kamar hotel. Sumber: Unsplash/Dave Photoz

Menurut buku First: Soft Furnishing, Morwena Brett (2008:57) guling adalah bantal dengan bentuknya yang panjang. Guling biasanya menjadi pelengkap di tempat tidur selain bantal kepala.

Selain di rumah, guling umumnya tidak ditemukan di hotel. Kenapa di hotel tidak ada guling? Berikut alasannya.

1. Mengikuti Standar Internasional

Mayoritas hotel di Indonesia mengadopsi standar layanan hotel internasional yang tidak mengenal penggunaan guling. Di banyak negara, hanya bantal yang digunakan untuk tidur. Guling sendiri lebih dikenal di Indonesia dan Belanda.

Penggunaan guling di Indonesia konon berasal dari masa penjajahan Belanda, ketika tentara Belanda membawa “Dutch Wife” atau “Istri Belanda”. Bantal ini berfungsi sebagai teman tidur karena mereka jauh dari keluarga.

2. Menjaga Kebersihan dan Higienitas

Guling digunakan dengan cara dipeluk, sehingga bersentuhan langsung dengan banyak bagian tubuh, seperti tangan, kaki, dada, bahkan area sensitif. Selain itu, guling juga bisa terkena air liur saat tamu tertidur.

Hal ini menyulitkan pihak hotel untuk menjaga kebersihannya, meskipun sudah dicuci secara rutin. Oleh karena itu, hotel cenderung menghindari penyediaan guling untuk memastikan standar kebersihan tetap terjaga.

3. Memberikan Ruang Tidur yang Lebih Luas

Tanpa guling, tempat tidur menjadi terasa lebih lapang, terutama saat digunakan oleh pasangan atau keluarga. Guling dianggap dapat menyempitkan area tidur yang justru bisa mengurangi kenyamanan tamu.

Dengan tidak menyediakannya, hotel berusaha menciptakan suasana tidur yang lega dan nyaman bagi semua tamu.

Baca Juga: 9 Fasilitas Hotel yang Umumnya Disediakan Pengelola

Demikian alasan kenapa di hotel tidak ada guling. Dengan mengetahui hal ini, tamu yang terbiasa tidur dengan guling bisa mempertimbangkan untuk membawa guling sendiri atau meminta layanan tambahan dari hotel (jika ada). (DS)