Konten dari Pengguna

Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik Turun? Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik Turun. Sumber: Pexels/Gustavo Fring
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik Turun. Sumber: Pexels/Gustavo Fring

Kenapa harga tiket pesawat naik turun sering kali membuat banyak orang bertanya-tanya, faktor apa di balik fluktuasi tersebut. Tentunya, ada beberapa hal yang memengaruhinya.

Sementara itu dikutip dari laman ombudsman.go.id, disebutkan oleh Komisioner Ombudsman RI Alvin Lie, salah satu faktor yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat adalah inefisiensi pada maskapai itu sendiri, seperti jumlah pesawat yang terlalu banyak dan utilitasnya rendah.

Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik Turun?

Ilustrasi Kenapa Harga Tiket Pesawat Naik Turun. Sumber: Pexels/Torsten Dettlaff

Harga tiket pesawat memang dapat berubah sewaktu-waktu, bisa naik atau turun. Hal ini kadang membuat bingung, dan tidak jarang mencari jawaban kenapa harga tiket pesawat naik turun tersebut. Berikut ini beberapa alasannya.

1. Terbagi ke Dalam Beberapa Kelas

Kursi atau seat pesawat terbagi ke dalam beberapa kelas, yaitu ada kelas promo, ekonomi, bisnis dan eksekutif. Setiap kelas terbagi lagi pada beberapa subkelas yang biasanya ditandai dengan abjad C,D,V,X dan lain-lain.

2. Musim Penumpang

Maksud dari musim penumpang adalah musim ramai dan sepi penumpang. Ketika masuk musim sepi, maskapai biasanya akan menjual jenis tiket subkelas paling bawah terlebih dahulu dengan memberikan batasan kuota seat yang tersedia.

Sedangkan, jika musim ramai penumpang seperti ketika libur lebaran atau sekolah, maskapai akan menjual tiket pesawat untuk subkelas tingkat satu yang lebih tinggi daripada subkelas paling rendah, sehingga harganya cenderung lebih mahal.

3. Rute Populer vs Rute Kurang Populer

Rute populer artinya rute yang sering dilayani maskapai, seperti Jakarta-Surabaya. Sedangkan rute kurang populer adalah kebalikannya seperti Sorong-Kupang.

Untuk rute populer biasanya perubahan harga tiket sangat cepat, bahkan bisa dalam hitungan menit. Sedangkan, rute kurang populer jarang mengalami fluktuasi sehingga perubahan harga jarang terjadi.

4. Waktu Penerbangan

Waktu penerbangan pesawat juga dapat bervariasi mulai dari subuh sampai tengah malam. Ada beberapa waktu penerbangan yang ramai penumpang, ada juga yang serpi.

Maskapai biasanya akan menawarkan harga tiket lebih murah di waktu keberangkatan kurang ramai, seperti subuh atau tengah malam. Sedangkan, harga tiket akan lebih mahal untuk penerbangan di pagi maupun siang untuk tujuan-tujuan populer.

5. Hari Keberangkatan Penerbangan

Terakhir, hari keberangkatan pesawat juga memengaruhi naik dan turunkan harga tiket pesawat. Misalnya, untuk tiket pesawat pemberangkatan weekday akan lebih murah dibandingkan tiket untuk weekend.

Baca juga: 4 Bandara Tersibuk di Indonesia Tahun 2023

Jadi, dapat disimpulkan kenapa harga tiket pesawat naik turun? Di antaranya karena permintaan dan penawaran, biaya operasional, persaingan antara maskapai, sampai dengan faktor waktu khusus yang digunakan untuk penerbangan itu sendiri. Semoga membantu! (ERI)