Kenapa Kamera Profesional Dilarang di Konser? Ini Alasannya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Promotor konser tentu memiliki aturan tersendiri untuk memastikan keamanan dan kenyamanan artis maupun penonton, termasuk terkait larangan membawa kamera profesional. Lantas, kenapa kamera profesional dilarang di konser?
Pada dasarnya, kebijakan tersebut diterapkan berdasarkan preferensi artis, manajemen, dan promotor. Namun, kebanyakan konser memberlakukan aturan tersebut, termasuk konser KPop dan artis Barat.
Kenapa Kamera Profesional Dilarang di Konser? Ini Jawabannya
Setiap pelaksanaan konser di suatu negara tentu mempunyai aturan khusus yang perlu diperhatikan penonton. Salah satu aturan yang kerap diberlakukan oleh promotor dan manajemen artis adalah larangan membawa kamera profesional.
Pada umumnya, mengabadikan konser dengan mengambil foto atau video menjadi agenda yang banyak dilakukan penonton konser sebagai kenang-kenangan. Dijelaskan dalam buku Jalan-Jalan K-POP. Anda, Atri, Ramsky, dkk, (2012: 74), kebanyakan konser menerapkan larangan membawa kamera profesional, seperti konser KPop.
Penonton yang ketahuan melanggar aturan tersebut tentu akan mendapat sanksi, baik berupa teguran maupun dikeluarkan dari venue. Lantas, kenapa kamera profesional dilarang di konser? Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah alasannya.
1. Mengganggu Kualitas Pertunjukan
Penggunaan peralatan rekam profesional tanpa izin berisiko mengganggu kualitas suara maupun visual pertunjukan. Hal tersebut dijelaskan dalam buku KREATIVITAS UNTUK BOOMING: Mengarahkan Ide Kreatif Menjadi Profuk Hak Kekayaan Intelektual yang Bernilai Tinggi. Aris Ananda, (2020: 83), sorotan lampu kamera atau flash bisa mengganggu jalannya pertunjukan.
Maka dari itu, agar lebih aman, pihak konser memberlakukan larangan tersebut.
2. Melindungi Hak Cipta Artis
Selain mengganggu kualitas pertunjukan, membawa kamera profesional juga berisiko melanggar hak cipta artis. Video atau foto yang diambil dari kamera profesional berisiko diperjualbelikan tanpa izin.
Hal tersebut tentunya melanggar hak cipta artis dan termasuk bentuk tindakan tak bertanggung jawab. Oleh sebab itu, agar lebih aman, penyelenggara konser melarang penonton membawa tipe kamera tersebut.
3. Mengganggu Kenyamanan Penonton Lain
Kamera profesional berukuran besar juga dapat mengganggu kenyamanan penonton lain. Misalnya, tripod dan DSLR berlensa panjang bisa menghalangi pandangan penonton lain serta menimbulkan ketidaknyamanan.
Bukan hanya itu, peralatan rekam tersebut juga berisiko membahayakan penonton lain apabila berada dalam kerumunan padat. Itulah sebabnya, agar pertunjukan konser lebih aman, promotor melarang penonton membawa tipe kamera profesional.
Baca juga: 6 Konser di Jakarta Agustus 2025 yang Patut Dikunjungi
Itulah alasan kenapa kamera profesional dilarang di konser yang perlu dipahami setiap penonton konser. Patuhi peraturan konser, agar kenyamanan saat menonton bisa terjaga. [ENF]
