Konten dari Pengguna

Kenapa Tidak Boleh Berenang di Ranu Kumbolo? Berikut 3 Alasannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Fajruddin Mudzakkir
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Fajruddin Mudzakkir

Kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo, menjadi salah satu pertanyaan yang kerap membuat para pendaki penasaran. Sebab, danau tenang yang terbentang seluas 12 hektar tampak sangat menyegarkan.

Dikutip dari buku The Seven Summits of Indonesia: Puncak Tertinggi di Tujuh Pulau/Kepulauan Besar Indonesia, oleh Hendri Agustin (2021: 46), Ranu Kumbolo berasal dari bahasa Jawa Kuno yang memiliki arti “danau pengembara.”

Bagi para pendaki, lokasi ini bak surga. Meskipun tidak bisa diselami, tetapi hawa sejuk dan semilir angin mampu merilekskan tubuh yang lelah. Saat pagi hari, sunrise cantik menyembul dari balik bukit dan saat malam hari, gugusan bintang terhampar di langit.

Kenapa Tidak Boleh Berenang di Ranu Kumbolo? Ini Alasannya

Kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo. Foto hanya ilustrasi bukan sebenarnya. Sumber foto: Unsplash/Nofi Sofyan Hadi

Lantas, kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo? Ada sejumlah alasan yang penting untuk diketahui pendaki sebelum bergerak memuncak. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Suhu Ekstrem dan Kedalaman Puluhan Meter

Ranu Kumbolo merupakan danau air tawar yang berada di sebuah lembah dengan ketinggian 2.390 m. Dalam waktu-waktu tertentu, terutama saat malam hari, suhu udara air danau bisa mendekati nol derajat.

Suhu ekstrem tersebut bisa menyebabkan berbagai risiko kesehatan hingga kefatalan. Mulai dari kedinginan hingga kram yang bisa menyebabkan tenggelam dan berujung pada kematian. Selain itu, kedalaman Ranu Kumbolo diperkirakan mencapai 28 meter.

Kedalaman puluhan meter tersebut, bisa membahayakan siapapun. Baik perenang profesional maupun pemula. Mengingat, suhu airnya tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, larangan ini hendaknya harus ditaati oleh pendaki.

2. Menjaga Kelestarian Ekosistem TNBTS

Danau Ranu Kumbolo merupakan bagian dari ekosistem alam yang berperan untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitar. Danau ini menjadi salah satu sumber air bagi tanaman-tanaman sekitar.

Menurut kepercayaan masyarakat Suku Tengger, danau ini dulunya ditemukan oleh Prabu Kameswara saat mencari sumber air suci. Oleh karena itu, hingga saat ini, danau ini dianggap sebagai danau yang suci.

Saat bertandang ke sana, pengunjung bisa melihat beberapa prasasti kuno dan pohon yang berbalut kain sebagai tanda kesucian. Jadi, larangan tersebut ditegakkan juga untuk menghormati kepercayaan masyarakat dan menjaga ekosistem TNBTS agar tetap alami.

3. Menjaga Keselamatan Pengunjung

Larangan berenang di Ranu Kumbolo juga tertulis di papan perhatian sekitar danau. Hal ini bertujuan untuk mengingatkan pengunjung agar tidak melanggar batas aturan yang telah ditetapkan.

Selain itu, larangan tersebut berkali-kali juga diinformasikan sebelum pendakian agar pengunjung bisa kembali dengan sehat dan selamat.

Baca juga: 3 Gunung Terindah di Indonesia yang Populer di Kalangan Pencinta Alam

Itulah informasi kenapa tidak boleh berenang di Ranu Kumbolo. Semoga tiga alasan tersebut dapat dipahami untuk keselamatan bersama dan kelestarian lingkungan TNBTS. (UI)