Konten dari Pengguna

Letter E Rinjani: Jalur Ekstrem yang Harus Dikenali Pendaki Sebelum Mendaki

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Letter E Rinjani (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya). Sumber : Pexels/Eric Sanman
zoom-in-whitePerbesar
Letter E Rinjani (Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya). Sumber : Pexels/Eric Sanman

Saat memutuskan untuk mendaki Gunung Rinjani, banyak hal yang wajib dipersiapkan. Salah satunya adalah persiapan fisik dan mental untuk melewati jalur Letter E Rinjani.

Jalur ini terkenal memiliki medan yang ekstrem, yakni terdiri dari material pasir dan kerikil. Karena itu, gunung Rinjani tidak disarankan bagi para pendaki yang masih pemula.

Mengapa Letter E Rinjani Berbahaya bagi Para Pendaki?

Letter E Rinjani (Foto hanyalahilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya). Sumber : Pexels/Roman Odintsov.

Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menurut situs Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, www.rinjaninationalpark.id, gunung dengan ketinggian 3.726 meter ini merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia. Rinjani juga masuk dalam daftar “7 summits Indonesia” yang menjadi incaran para pendaki untuk ditaklukkan.

Sebelum mencapai puncak Rinjani, para pendaki harus melalui jalur tersulit dan dikenal berbahaya yakni Letter E Rinjani. Disebut demikian karena jalur ini memiliki bentuk seperti huruf E.

Pada jalur ini, material batu dan pasir mendominasi. Area ini cukup licin sehingga para pendaki harus mengenakan alas kaki yang tepat. Pendaki wajib waspada akan keadaan sekitar dan menghindari guguran batu dari puncak.

Karena dekat dengan puncak, ketika lewat jalur ini pendaki akan merasakan embusan angin yang cukup kencang. Karena itu, area ini rawan pendaki terpeleset sehingga mengakibatkan turun beberapa sentimeter ke bawah.

Alasan lain yang membuat area Letter E ini berbahaya adalah tidak ada pagar pengaman seperti yang ada di Gunung Bromo. Jalurnya yang juga sempit membuat pendaki harus ekstra hati-hati dan mengandalkan kekuatan fisiknya.

Jarak dari Letter E ke puncak kurang lebih 1 kilometer. Tetapi karena medan yang sulit, jarak tersebut cukup jauh dan membutuhkan waktu tempuh lumayan lama.

Meskipun beberapa pendaki mengatakan Letter E bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Namun semuanya tergantung pada kondisi dan pengalaman yang dimiliki pendaki.

Belum lagi ketika selama pendakian turun hujan dan menyebabkan jalur menjadi lebih licin. Estimasi waktu tempuh pun bisa mencapai kurang lebih 3 jam.

Baca juga : Air Terjun Tiu Kelep, Wisata Alam di Kaki Gunung Rinjani

Karena memiliki medan letter E Rinjani dan juga area lain yang ekstrem, para pendaki yang hendak menaklukan puncak Gunung Rinjani wajib memiliki kondisi fisik yang prima serta sehat secara mental. Bila belum berpengalaman sampai ke puncak, sangat disarankan untuk menyewa pemandu profesional. (MFR)