Konten dari Pengguna

Makam di Tengah Laut Madura: Lokasi, Daya Tarik, dan Jam Operasionalnya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makam di Tengah Laut Madura. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Matt Hardy
zoom-in-whitePerbesar
Makam di Tengah Laut Madura. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Matt Hardy

Indonesia mempunyai banyak keunikan termasuk di antaranya adalah keberadaan makam di tengah laut Madura. Makam tersebut sering menjadi destinasi wisata religi masyarakat dan pengunjung Indonesia.

Makam yang memiliki lokasi di Pulau Talango tersebut menjadi destinasi wisata religi karena memiliki kaitan dengan tokoh ulama besar. Selain menjadi destinasi wisata religi, Makam di Pulau Talango juga menjadi destinasi wisata populer bagi penggemar sejarah.

Makam di Tengah Laut Madura, Wisata Religi yang Populer

Makam di Tengah Laut Madura. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Ignaz Wrobel

Makam merupakan tempat untuk menguburkan jenazah. Tempat seperti itu banyak tersedia di Indonesia. Selain pemakaman umum, Indonesia sebagai negeri yang kaya dengan tradisi, budaya, serta sejarah juga memiliki makam unik.

Salah satu di antaranya adalah keberadaan makam di tengah laut Madura. Makam tersebut terletak di Pulau Talango, tepatnya di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Makam dengan lokasi di tengah laut Madura tersebut kerap menjadi destinasi wisata religi karena memiliki kaitan dengan tokoh ulama besar. Ulama tersebut adalah Sayyid Yusuf bin Ali bin Abdullah Al-Hasani.

Ketika berkunjung ke sana, pengunjung melakukan aktivitas ziarah dan menikmati suasana tempat ibadah. Makam tersebut buka setiap hari selama 24 jam. Namun, waktu kunjungan yang umum adalah ketika masih ada matahari, baik pagi, siang, maupun malam.

Perjalanan Menuju Makam di Pulau Talango

Makam di Tengah Laut Madura. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Foto: dok. Unsplash/Thierry Meier

Sayyid Yusuf bin Ali bin Abdullah Al-Hasani merupakan ulama yang makamnya ada di Pulau Talango. Hal itu membuat masyarakat mengenalnya sebagai Sayyid Yusuf Talango.

Dikutip dari buku Keindahan Alam & Budaya Madura, Kutsiyah (2025: 86), asta Sayyid Yusuf Talango berada di Pulau Talango yang berjarak sekitar 11 km dari pusat Kota Sumenep. Perjalanan menuju makam tersebut cukup panjang.

Pengunjung sebagai peziarah harus menyeberang laut dengan perahu yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. Walaupun perjalanan relatif panjang dan menguji adrenalin, banyak orang tetap semangat untuk menuju ke makam tersebut.

Selain berziarah, banyak orang tertarik untuk wisata religi ke makam di Pulau Talango karena ingin mengetahui sejarah. Salah satu sejarah yang terkait dengan makam tersebut adalah peristiwa yang dialami oleh Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat.

Mengutip dari buku yang sama karya Kutsiyah (2025: 86), dalam perjalanan untuk syiar agama di tengah malam, Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat melihat sinar yang sangat terang. Ketika mendatangi sinar, terdapat makam yang diyakini sebagai wali.

Baca juga: Makam Sunan Drajat: Tempat Wisata Religi di Lamongan, Jawa Timur

Lokasi dan rangkaian kisah yang menarik membuat makam di tengah laut Madura menjadi wisata religi serta wisata sejarah populer. Pengunjung dapat mengunjunginya saat matahari masih bersinar agar dapat melihat seluruh suasana sekitar dengan jelas. (AA)