Konten dari Pengguna

Mambo Kuliner Night Tasikmalaya: Festival Kuliner Malam Minggu

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mambo Kuliner Night Tasikmalaya. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ian Valerio
zoom-in-whitePerbesar
Mambo Kuliner Night Tasikmalaya. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Ian Valerio

Saat ini kuliner bukan hanya sekadar kebutuhan tapi juga hobi. Dalam dunia bisnis sendiri kuliner jadi salah satu usaha yang paling menguntungkan, terutama jika bisa menciptakan ide yang kreatif. Seperti di Mambo Kuliner Night Tasikmalaya, pusatnya usaha kuliner.

Tempat di mana para pedagang berlomba-lomba menawarkan menu kreatif dan menggugah selera. Menu yang dijualnya pun bervariasi, menjadikan tempat ini sebagai wisata kuliner favorit. Hal ini meningkatkan keuntungan para pedagangnya.

Mengenal Daya Tarik Nambo Kuliner Night Tasikmalaya

Mambo Kuliner Night Tasikmalaya. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Quang Hoang

Dikutip dari akun Instagram resmi @mambokuliner, Mambo Kuliner merupakan acara yang sudah eksis sejak tahun 2017. Acara ini dibuka setiap hari Sabtu atau Malam Minggu, pukul 16.00-23.00 WIB. Acara ini juga dikenal dengan sebutan festival kuliner.

Festival kuliner ini membentang di Jl. Mayor Utarya, tepatnya di Desa Empangsari, Kec. Tawang, Kab. Tasikmalaya. Setidaknya, sudah ada 190 lebih UMKM yang bergabung dalam festival Mambo Kuliner.

Mulai dari pedagang makanan pedas, asin, manis, berkuah, kering ataupun minuman segar dapat ditemui di sini.

Berikut 3 alasan kenapa tempat ini diminati oleh masyarakat, khususnya pencinta kuliner:

  • Tersedia banyak pilihan menu kekinian dan mancanegara. Ada 190 tentant yang berjualan di sini. Seluruh menu yang dijual pun sudah melalui kurasi dari pihak penyelenggara.

  • Harga menu makanan dan minuman yang terjangkau. Menu yang dijual harganya mulai dari Rp2.000 untuk jajanan pasar, Rp6.000 per porsi.

  • Lokasinya yang strategis, dekat dengan pedestrian Jl. HZ Mustofa. Selesai dari kuliner night, pengunjung pun bisa menikmati suasana Tasikmalaya di malam hari di pedistrian Jl. HZ Mustofa yang mirip dengan kawasan Malioboro.

Cara Daftar Tenant di Mambo Kuliner

Mambo Kuliner Night Tasikmalaya. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Joshua Rawson-Harris

Selain menjadi sarana rekreasi wisata kuliner, tempat ini pun sangat membantu pendapatan UMKM warga sekitar. Bagi warga Tasikmalaya yang ingin berjualan di acara ini, bisa simak aturan dan cara daftarnya di bawah ini.

1. Aturan Tenant Mambo Kuliner

Sebelum memutuskan untuk melakukan registrasi tenant, simak aturan dan ketentuannya di bawah ini.

  • Mambo Kuliner menerapkan sistem kontrak 6 bulan untuk 1 periodenya. Tidak ada sistem oper alih lapak atau coba-coba

  • Lapak untuk 1 tenant berukuran 2×2 meter.

  • Mambo Kuliner hanya menyediakan lahan  dan listrik sentral. Jadi, silakan membawa tenda dan peralatannya sendiri

  • Sistem pembayaran kontrak fleksibel, bisa sistem lunas di awal atau cicilan perbulan. Biaya kontrak akan diinformasikan setelah lulus seleksi menu

2. Tata Cara Registrasi

Adapun langkah-langkah mudah untuk registrasi tenant di Mambo, bisa simak uraian berikut.

  1. Buka website https://pendaftarantenant.carrd.co

  2. Scroll layar hingga menemukan tab “Saya mau daftar jadi Tenant”

  3. Silakan isi data yang diminta pada formulir,  seperti nama, Email, WhatsApp, domisili, jenis kuliner dan nama brand

  4. Lalu klik Kirim jika sudah selesai isi data dengan benar

  5. Jika lolos seleksi, akan dihubungi melalui kontak nomor

Baca juga: 4 Kuliner Dekat Stasiun Tasikmalaya yang Ramah di Kantong

Sebagai festival kuliner yang ramai dan diminati, Mambo Kuliner Night Tasikmalaya bisa menjadi peluang keuntungan bagi pedagang kuliner sekaligus tempat rekreasi asyik bagi warga sekitar. (INE)