Konten dari Pengguna

Mausoleum Ho Chi Minh: Titik Kunjungan Wajib di Hanoi Vietnam

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mausoleum Ho Chi Minh. Sumber: Unsplash/Hans-Jürgen Weinhardt
zoom-in-whitePerbesar
Mausoleum Ho Chi Minh. Sumber: Unsplash/Hans-Jürgen Weinhardt

Mausoleum Ho Chi Minh berdiri megah sebagai simbol penting sejarah dan kebanggaan nasional Vietnam. Bangunan makam ini berlokasi di 1 Hùng Vương, Điện Biên, Ba Đình, Hà Nội, Vietnam.

Tempat ini tak hanya merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi pemimpin revolusioner Vietnam, Ho Chi Minh. Namun, juga merupakan situs yang wajib dikunjungi oleh setiap pelancong yang mengunjungi negara ini.

Uniknya Mausoleum Ho Chi Minh Vietnam yang Bersejarah

Mausoleum Ho Chi Minh. Sumber: Unsplash/Ajay Karpur

Arsitektur Mausoleum Ho Chi Minh dibangun sebagai blok persegi yang kokoh dengan tiga layer, tinggi 21.6 meter dan lebar 41.2 meter. Bangunan ini dirancang untuk tahan terhadap banjir, ledakan bom, dan gempa bumi dengan kekuatan hingga magnitudo 7 skala Richter.

Bagian luar makam dilapisi granit abu-abu, dikelilingi oleh kolom marmer, dengan tulisan “CHỦ TỊCH HỒ-CHÍ-MINH” yang terukir pada batu giok merah mencolok di bagian atas. Sebanyak 200 pintu yang ada di makam ini terbuat dari kayu langka yang dikumpulkan dari seluruh negeri.

Lobi makam dihiasi dengan marmer merah dan merah muda sebagai latar belakang kalimat "Không có gì quý hơn Độc lập Tự do”, yang artinya "Tidak ada yang lebih berharga dari kemerdekaan dan kebebasa", serta tanda tangan Presiden Ho Chi Minh yang dilapisi emas. Di depan makam, terdapat dua prajurit yang berjaga dengan pergantian setiap jam.

Di dalam ruangan makam, terdapat kamar yang seluruhnya dilapisi marmer. Di sini, jasad Presiden Ho Chi Minh ditempatkan dalam kotak kaca di atas tempat tidur yang berada di atas alas batu. Empat prajurit selalu berjaga di dalam kamar ini.

Keistimewaan lain dari makam ini adalah pemandangan sekitarnya. Area di sekitar makam dipenuhi dengan lansekap hijau yang berisi lebih dari 250 spesies tanaman. Setiap pohon atau bunga memiliki makna khusus yang berkaitan dengan kisah hidup Ho Chi Minh.

Panduan Wisata ke Mausoleum Ho Chi Minh

Mausoleum Ho Chi Minh. Foto hanyalah ilustrasi. Sumber: Unsplash/Tron Le

Mausoleum Ho Chi Minh buka setiap Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Setiap tahun, makam biasanya ditutup selama sekitar 2 bulan untuk pemeliharaan jasad Ho Chi Minh, biasanya dari September hingga November. Jadwal pasti akan diumumkan oleh Dewan Pengelola Makam sebelumnya.

Dikutip dari vinpearl.com, jam kunjungan Makam Ho Chi Minh adalah sebagai berikut:

  • 1 April - 31 Oktober: Selasa - Kamis dan Sabtu - Minggu, 07:30 - 10:30

  • 1 November - 31 Maret: Selasa - Kamis dan Sabtu - Minggu, 08:00 - 11:00

  • Pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional: jam kunjungan diperpanjang 30 menit

Selain mengunjungi makam, wisatawan juga bisa berkunjung ke Lapangan Ba Dinh untuk menyaksikan upacara penaikan dan penurunan bendera pukul 06:00 dan 21:00 setiap hari.

Harga tiket masuk ke makam adalah VND25,000—atau sekitar Rp16.000—per orang. Berikut adalah beberapa aturan untuk wisatawan saat mengunjungi kompleks ini:

  1. Berbusana rapi dan sopan

  2. Barang bawaan akan diperiksa di gerbang keamanan

  3. Berjalan berbaris sesuai arahan petugas; tidak berebut atau mengganggu barisan

  4. Lepaskan topi dan pegang di tangan kanan

  5. Jangan membuat suara keras; jangan menyentuh dinding

  6. Jangan memasukkan tangan ke dalam saku

  7. Ikuti arahan petugas jika ingin merekam atau mengambil foto di area tersebut

  8. Dilarang merekam, mengambil foto, atau membuat gambar dari ruangan di mana jasad Presiden Ho Chi Minh berada.

Baca juga: Hoa Lo Prison Relic, Museum Bersejarah di Hanoi Vietnam

Mausoleum Ho Chi Minh tidak hanya menawarkan pelajaran sejarah, tetapi juga pengalaman budaya yang kaya. Dengan setiap kunjungan, wisatawan akan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai dan perjuangan Vietnam dalam membentuk identitas nasionalnya. (CR)