Konten dari Pengguna

Memahami Perbedaan Overpass, Flyover, dan Underpass untuk Menambah Wawasan

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan overpass, flyover, dan underpass, foto: Simpang Susun Semanggi: Unsplash/Aruka Death
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan overpass, flyover, dan underpass, foto: Simpang Susun Semanggi: Unsplash/Aruka Death

Perbedaan overpass, flyover, dan underpass jadi informasi menarik yang bisa diketahui untuk menambah wawasan. Apalagi masih banyak orang yang keliru akan perbedaan dari ketiga jenis infrastruktur jalan ini.

Keberadaan overpass, flyover, dan underpass memiliki peran yang penting dalam pembangunan sistem transportasi perkotaan. Dengan adanya infrastruktur tersebut, maka dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta mengurangi terjadinya kemacetan.

Perbedaan Overpass, Flyover, dan Underpass untuk Diketahui

instagram embed

Meski memiliki tujuan yang sama untuk kelancaran arus lalu lintas, ada sejumlah perbedaan overpass, flyover, dan underpass yang perlu diketahui. Adapun informasi selengkapnya adalah sebagai berikut, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resmi @kementerianpu.

1. Overpass

Overpass adalah jalur lalu lintas yang dibangun di atas tanah, namun melayang melewati daerah atau kawasan tertentu. Tujuan dibangun overpass adalah untuk mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas, meningkatkan keselamatan lalu lintas, dan memangkas waktu tempuh.

2. Flyover

Overpass adalah istilah yang kerap digunakan di Amerika Serikat, sementara flyover jadi istilah yang digunakan di Inggris. Oleh karena itu, keduanya memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Sementara, di Indonesia infrastruktur ini kerap disebut flyover atau jalan layang.

3. Underpass

Underpass merupakan jalur berbentuk terowongan yang dibangun di bawah tanah. Tujuan dibangun sebuah underpass untuk mengurai kepadatan lalu lintas, meningkatkan keselamatan lalu lintas, serta menghemat waktu tempuh antara satu lokasi menuju lokasi lainnya.

Dalam pembangunan underpass, sistem drainase penting untuk diperhatikan. Sebab, lokasinya yang berada di bawah tanah dapat menyebabkan air hujan langsung mengalir ke dalam underpass yang nantinya dapat mengganggu arus lalu lintas.

Jadi perbedaan utama dari ketiga infrastruktur jalan tersebut adalah lokasi dibangunnya. Untuk overpass dan flyover dibangun melayang melewati suatu wilayah, sementara underpass dibangun di bawah tanah.

Setiap jenis infrastruktur mampu menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas di suatu wilayah. Sehingga penting untuk tahu perbedaan setiap infrastruktur tersebut agar bisa membangun infrastruktur yang tepat sesuai kebutuhan wilayah.

Salah satu hal yang menjadi alasan dibangun flyover atau underpass adalah perlintasan kereta api. Pada sebuah perlintasan kereta api kerap kali dijumpai adanya flyover atau underpass yang melewati rel untuk mengatasi terjadinya kemacetan saat kereta melintas.

Baca juga: Apa Perbedaan Tol Lingkar Luar dan Dalam? Ini Jawabannya!

Itu dia informasi mengenai perbedaan overpass, flyover, dan underpass yang bisa menambah wawasan. Meski fungsi dan tujuannya tidak jauh berbeda, namun ketiga infrastruktur jalan tersebut memiliki bentuk dan proses pembangunan yang berbeda. (PRI)