Mengenal Waduk Jatiluhur Purwakarta dan Spot Menarik di Sekitarnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ratusan infrastruktur waduk buatan dibangun di Indonesia sebagai penunjang pengelolaan sumber daya air. Contohnya ada Waduk Jatiluhur Purwakarta yang merupakan waduk buatan terbesar di Indonesia.
Seiring waktu, waduk buatan ini tak hanya jadi infrastruktur penting saja, tapi juga destinasi menarik untuk refreshing di waktu luang. Waduk ini memiliki lanskap pemandangan alam yang cukup memukau dan memanjakan mata.
Mengenal Waduk Jatiluhur Purwakarta
Nama asli dari Waduk Jatiluhur adalah Waduk Ir. H. Juanda. Ini adalah waduk buatan yang menempati area Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Mengutip dari Buku Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Situ, Danau, Embung dan Waduk, Eka Aurihan, dkk (2021:100), Waduk Jatiluhur merupakan waduk terakhir di sepanjang aliran Sungai Citarum.
Berlokasi di area strategis, air yang masuk di waduk ini telah tersaring oleh dua waduk sebelumnya, yakni Waduk Saguling dan waduk Cirata.
1. Sejarah Pembangunan Waduk
Ide rencana pembangunan waduk buatan ini dimulai pada tahun 1957 oleh Ir. Soekarno dengan meletakkan batu pertama. Namun, peresmian infrastruktur itu baru dilaksanakan setelah 10 tahun kemudian, yakni 1967 oleh Presiden Soeharto. Kabarnya modal yang dihabiskan dalam pembuatan waduk ini menelan dana US$ 230 juta.
Nama Ir. H Juanda pada waduk ini diambil karena terinspirasi oleh perjuangan Ir. H Juanda dalam mendanai pelaksanaan konstruksi bendungan Jatiluhur tersebut. Ia adalah Perdana Menteri RI terakhir sekaligus pimpinan kabinet Karya (1957-1959).
2. Fungsi Waduk atau Bendungan Jatiluhur
Bendungan Jatiluhur membentang dengan panjang 1.220 meter, dengan luas 1.560 kilometer² dan tinggi 54 meter. Fungsi utama dari pembangunan bendungan ini adalah sebagai penyediaan air irigasi dan PLTA.
Selain itu, waduk ini juga difungsikan sebagai penanggulangan banjir, penyediaan air baku, dan budidaya.
3. Daya Tarik Bendungan
Bendungan Jatiluhur memiliki lanskap pemandangan alam yang memukau. Lembah perbukitan dan puncak gunung kecil ini menambah daya tarik tersendiri.
Maka tak heran, saat ini bendungan tersebut jadi daya utama untuk meningkatkan bidang pariwisata. Bahkan kini, di sekitarnya terdapat area restoran, hotel, hingga sarana rekreasi.
Spot Menarik di Sekitar Waduk Jatiluhur
Di area pinggiran Bendungan Jatiluhur, terdapat beberapa spot wisata menarik yang dapat ditemui. Setidaknya 3 spot menarik berikut bisa didatangi untuk rekreasi:
Wisata Istora Jatiluhur: Destinasi kafe dan restoran dengan berbagai spot foto menarik berlatar pemandangan Bendungan Jatiluhur
Camp X Jatiluhur: Bumi perkemahan dengan fasilitas hiburan seru. Cocok untuk kemah maupun piknik.
Hotel Jatiluhur Valley & Resort: Hotel bintang 3 degan fasilitas lengkap untuk menginap atatau staycation
Baca juga: 3 Tempat Wisata di Jatiluhur beserta Keunikannya untuk Liburan
Itulah seputar Waduk Jatiluhur Purwakarta yang perlu diketahui. Bukan hanya bernilai infrastruktur, tapi juga berpotensi terhadap pariwisata di tempatnya. (INE)
