Konten dari Pengguna

Musim Semi Bulan Apa Saja? Ini Jawabannya!

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi musim semi. Foto; pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi musim semi. Foto; pixabay.com

Sebagai warga Indonesia, kamu mungkin ingin tahu waktu terjadi musim semi bulan apa saja di negara 4 musim. Wajar saja, sebab negara yang ada di wilayah khatulistiwa, seperti Indonesia tidak merasakan musim semi.

Berbeda dengan negara subtropis dan sedang yang mengalami 4 musim setiap tahunnya. Saat musim semi berlangsung, biasanya kuncup bunga mulai bertunas dan hewan-hewan mulai bangun dari hibernasinya.

Musim Semi Bulan Apa Saja?

Ilustrasi musim semi. Foto; Pixabay.com

Menurut Buku Pintar Alam Sekitar, Jumanta (2019), musim semi juga sering disebut dengan nama “musim bunga.”

Di bumi bagian Utara, musim semi biasanya dimulai pada tangal 21 September sampai dengan 21 Desember. Namun, periode ini bisa berubah-ubah alias tidak tetap. Mengapa bisa begitu?

Dalam ilmu astronomi, musim semi terjadi ketika posisi orbit bumi berhubungan dengan matahari saat terjadi fenomena soltices dan equinox.

Maka dari itu, hari pertama musim semi jatuh pada tanggal 20 Maret sampai dengan 21 Juni. Dalam perhitungan ini, musim semi juga terjadi ketika posisi bumi berada di sudut 23,5 derajat di bagian ujung.

Menurut meteorologi, musim semi terjadi akibat siklus suhu tahunan. Adapun waktu terjadinya dimulai pada tanggal 1 Maret hingga 31 Mei.

Dalam ilmu meteorologi ini, musim di negara subtropis sampai sedang dibagi berdasarkan jumlah bulan dalam satu tahun.

Lantas, terjadinya musim semi bulan apa saja? Jadi, musim bunga ini berlangsung selama bulan Maret, April, dan Mei.

Baca juga: Mengenal Musim di Dunia: Musim Hujan, Kemarau, Gugur, Dingin, Semi, hingga Panas

Ciri-ciri Musim Semi

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri musim semi yang dapat diketahui.

  1. Mulai tumbuh tunas-tunas daun baru pada tumbuhan.

  2. Suhu lingkungan rata-rata 60% panas dan 40% dingin.

  3. Binatang mulai keluar dari tempat persembunyian setelah hibernasi untuk melakukan aktivitasnya.

  4. Binatang memasuki fase reproduksi dan berkembang biak.

  5. Suhu lebih hangat sehingga kadang dapat menyebabkan banjir karena es musim dingin yang mencair.

  6. Tumbuhan yang berbunga akan mulai mekar pada bulan Mei.

  7. Di hari pertama musim semi, waktu terbit matahari dan terbenamnya sama, yakni sekitar 12 jam.

  8. Durasi siang dan malam sama.

  9. Burung-burung mulai kembali dari tempat migrasinya pada pertengahan bulan Februari sampai dengan akhir Juni.

Itulah dia informasi mengenai waktu terjadinya musim semi di negara subtropis sampai sedang. Semoga bermanfaat, ya. (Gil)