Musim Semi di Jepang di Bulan Mei dan 3 Rekomendasi Wisatanya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musim semi adalah salah satu musim favorit untuk berkunjung ke negara subtropis. Musim semi di Jepang yang berlangsung dari Maret hingga Mei adalah salah satu tujuan favorit banyak wisatawan Indonesia.
Menjadi salah satu negara bebas visa yang bisa dikunjungi masyarakat Indonesia berpaspor elektronik, Jepang saat musim semi menyajikan banyak keindahan yang memikat.
Wisata Musim Semi di Jepang Pada Bulan Mei
Musim semi merupakan musim peralihan dari musim dingin ke musim panas. Musim yang terjadi di negara subtropis di seluruh dunia. Terjadi negara subtropis di dua belahan bumi, belahan utara bumi dan belahan selatan bumi.
Pada negara utara belahan bumi, musim semi berlangsung antara Maret hingga Juni. Sedangkan di belahan selatan bumi, musim semi berlangsung dari September hingga Desember.
Di Jepang sendiri, musim semi umumnya berlangsung dari Maret hingga bulan Mei. Musim semi merupakan musim yang ringan, identik dengan bunga bermekaran dan cocok untuk beraktivitas ringan dan santai.
Musim semi di negara ini identik dengan bunga sakura yang juga merupakan simbol musim semi dan Negera Jepang. Berawal pada akhir Maret bunga sakura di kawasan Selatan Jepang akan mekar dan bergerak ke Hokkaido yang berada Utara Jepang. Hingga bulan Mei, bunga sakura di Hokkaido akan mekar penuh.
Pada musim semi, hampir semua masyarakat Jepang akan melakukan “ohanami”, yang dikutip dari ana.co.jp bermakna melihat bunga sakura.
Rekomendasi Wisata Musim Semi di Jepang
Berikut aktivitas seru saat liburan musim di Jepang yang bisa dilakukan dengan santai, namun menyenangkan.
1. Festival Bunga
Dengan mekarnya bunga sakura dan bunga-bunga lainnya saat musim semi, sangat mudah menjumpai festival bunga saat musim semi. Salah satu yang populer dan menjadi salah satu festival bunga terbesar di Jepang adalah Ueno Cherry Blossom Festival di Taman Ueno.
Selain bunga sakura, saat musim semi bunga-bunga lain juga bermekaran indah antara lain Wisteria, lumut phlox, dan lain-lain cukup menjadi daya tarik. Selain membentuk pemandangan memikat, bunga-bunga ini juga menjadi pemandu jalan.
2. Ski Musim Semi
Meski saat musim semi cuaca di beberapa kawasan Yang sudah mulai menghangat, namun kawasan Hokkaido yang berada di kawasan paling Utara Jepang masih dingin dan bersalju.
Dikelilingi pemandangan menakjubkan musim semi, bermain ski di Hokkaido adalah salah satu pilihan seru yang bisa jadi list saat mengunjungi Jepang di musim semi.
3. Festival Budaya
Saat musim semi, banyak tradisi masyarakat Jepang yang ditampilkan dalam festival. Beberapa yang cukup terkenal antara Festival Onsen atau festival air panas. Festival layang-layang yaitu festival yang bermakna rasa syukur atas datangnya musim baru dengan menerbangkan layang-layang bergambar mitologi hingga samurai.
Festival Seihaku Dekayama yaitu festival yang menampilkan kendaraan hias raksasa di sepanjang jalan-jalan festival. Festival Yukata yaitu perayaan Yukata yang mana masyarakat dan pengunjung hadir mengenakan kimono berwarna cerah yang dapat disewa di sekitar lokasi. Pengunjung akan disuguhi berbagai sajian tarian, musik, drum taiko tradisional di festival ini.
Masih banyak festival lain yang bisa dinikmati bagi yang menyukai wisata budaya di Jepang saat musim semi.
Baca juga : 4 Wisata Musim Gugur di Jepang dan Aktivitasnya
Inilah tiga rekomendasi aktivitas seru saat dinikmati wisatawan yang berkunjung saat musim semi di Jepang yang berlangsung dari Maret hingga Mei setiap tahunnya. Untuk dapat dipertimbangkan masuk ke dalam itinerary.(ICL)
