Naik MRT dari Mana? Simak Informasinya di Sini!

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

MRT atau Mass Rapid Transit merupakan moda transportasi yang baru dioperasikan pada tahun 2019 lalu. Memiliki rute dari Stasiun Lebak Bulus di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sampai dengan Stasiun Bundaran HI yang berlokasi di Gondangdia, Jakarta Pusat. Lalu kita bisa naik MRT dari mana? Pertanyaan ini sering muncul dari masyarakat yang belum pernah mencoba naik MRT. Melalui artikel berikut, kami akan memberikan informasi seputar tata cara naik MRT beserta rutenya.
Dilansir dari laman resmi MRT Jakarta (jakartamrt.co.id/) proyek MRT Jakarta dimulai dengan pembangunan jalur MRT Fase I sepanjang ±16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang memiliki 13 stasiun dan dengan 1 Depo. Rute MRT yang melewati daerah perkantoran, membuat MRT ramai oleh penumpang di jam-jam sibuk.
Naik MRT dari Mana? Simak Informasinya di Sini!
Untuk Anda yang ingin mencoba naik MRT, simak informasi seputar cara naik MRT berikut ini.
MRT Jakarta memiliki 13 stasiun yang beroperasi, berikut daftarnya:
Stasiun Lebak Bulus Grab
Stasiun Fatmawati
Stasiun Cipete Raya
Stasiun Haji Nawi
Stasiun Blok A
Stasiun Blok M BCA
Stasiun ASEAN
Stasiun Senayan
Stasiun Istora Mandiri S
Stasiun Bendungan Hilir
Stasiun Setiabudi Astra
Stasiun Dukuh Atas BNI
Stasiun Bundaran HI
Anda bisa naik MRT dari stasiun-stasiun tersebut yang dekat dari dan dengan tujuan Anda. Tarif MRT Jakarta dimulai dari Rp 3.000 untuk 1 kali masuk stasiun dan Rp 14.000 untuk jarak terjauh yakni 12 stasiun. Tarif awal sebesar Rp 3.000 akan bertambah sebesar Rp 1.000 setiap melewati satu stasiun. Dengan begitu, tarif yang diberikan kepada penumpang tergantung titik keberangkatan dan tujuan penumpang.
Untuk tiket MRT, Anda bisa menggunakan kartu uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank-bank Indonesia seperti, e-money, flazz, brizzi, tapcash, dll. Selain itu anda juga bisa membeli tiket multi trip yang tersedia di mesin tiket otomatis di setiap stasiun. Tiket ini bisa anda isi ulang dan digunakan berkali-kali. Cara lain bagi anda yang tidak ingin membawa kartu, anda bisa menggunakan aplikasi MRT Jakarta dan membayar menggunakan dompet digital pilihan anda seperti DANA, LinkAja, OVO dan juga gopay.
Itulah informasi seputar cara naik MRT beserta daftar stasiun-stasiun yang beroperasi. Semoga informasi ini bisa membantu anda yang ingin mencoba naik MRT.(Prima)
