Konten dari Pengguna

Overland Tour: Pengertian, Persiapan, dan Tips Trik yang Perlu Diketahui

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi overland tour adalah. Sumber: unsplash.com/Tim Trad
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi overland tour adalah. Sumber: unsplash.com/Tim Trad

Overland tour merupakan cara yang menarik dan seru untuk menjelajahi dunia dengan menggunakan kendaraan darat. Selama berkeliling, seseorang dapat merasakan kebebasan eksplorasi tanpa batasan waktu serta kesempatan untuk lebih dekat dengan alam dan budaya setiap destinasi yang dikunjungi.

Dalam buku berjudul Overlanding: How We Explored the World and You Can Too!, 2020, Andy Leeder dan Kirsty McGregor, menyebutkan bahwa tur ini harus dilakukan dengan seseorang/perusahaan trip yang cocok dan nyaman.

Pengertian Overland Tour

Ilustrasi overland tour adalah. Sumber: unsplash.com/Irham Setyaki

Overland tour adalah jenis perjalanan petualangan di mana seseorang melakukan perjalanan lintas negara atau wilayah dengan menggunakan kendaraan darat seperti mobil, truk, atau bus. Bisa sendirian ataupun bersama kerbabat dan perusahaan trip.

Tujuan utama dari overland tour adalah untuk menjelajahi tempat-tempat menarik di sepanjang rute yang dipilih dengan lebih fleksibel dan mendalam. Berikut ini persiapan dan tips & trik overland tour.

Persiapan Overland Tour

Untuk persiapan overland tour, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan disiapkan sebelum memulai perjalanan. Berikut adalah beberapa hal yang biasanya perlu dipersiapkan:

  1. Kendaraan: Pastikan kendaraan yang digunakan dalam perjalanan overland dalam kondisi baik dan siap untuk menempuh jarak jauh.

  2. Rute dan peta: Rencanakan rute perjalanan dan pilih peta yang sesuai. Buatlah daftar tujuan yang ingin dikunjungi dan periksa informasi terkait visa, perbatasan, dan peraturan transportasi di negara-negara yang akan dilalui.

  3. Persiapan medis: bawa persediaan obat-obatan dasar, seperti perban, obat demam, obat nyeri, dan obat anti-diare. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter atau mendapatkan vaksinasi sesuai dengan rekomendasi untuk wilayah yang akan dikunjungi.

  4. Peralatan camping: jika punya rencana berkemah, pastikan memiliki peralatan camping yang memadai, seperti tenda, matras, sleeping bag, kompor portable, peralatan masak, dan perlengkapan makan dan minum.

  5. Peralatan dan perlengkapan darurat: bawa peralatan dan perlengkapan darurat yang penting, seperti kit pertolongan pertama, alat pemadam api portabel, lampu senter, alat komunikasi cadangan (seperti walkie-talkie atau ponsel dengan baterai cadangan), serta peta dan kompas sebagai panduan navigasi.

  6. Persediaan makanan dan minuman: bawa persediaan makanan dan minuman yang cukup untuk perjalanan. Perhatikan kebutuhan gizi dan pastikan memiliki cadangan yang mencukupi.

  7. Dokumen dan keuangan: bawa dokumen penting seperti paspor, SIM internasional, kartu identitas, dan asuransi perjalanan. Pastikan juga membawa uang tunai dalam mata uang yang relevan dan kartu kredit sebagai cadangan.

  8. Komunikasi dan navigasi: Pastikan memiliki alat komunikasi yang handal, seperti ponsel dengan sinyal yang baik atau perangkat GPS. Pertimbangkan juga membawa peta fisik sebagai cadangan.

  9. Perizinan dan izin: Pastikan memahami dan mematuhi peraturan dan persyaratan perjalanan di setiap negara yang akan dikunjungi. Periksa apakah memerlukan izin atau perizinan khusus untuk memasuki taman nasional, wilayah konservasi, atau area tertentu.

  10. Informasi dan pengetahuan lokal: lakukan riset tentang budaya, adat istiadat, bahasa, dan norma-norma sosial di negara yang akan dikunjungi. Memahami aspek-aspek ini akan membantu berinteraksi dengan penduduk setempat dan menghargai lingkungan yang dijelajahi.

Tips & Trik

Tentu! Berikut adalah tiga tips dan trik singkat yang dapat membantu Anda saat melakukan overland tour:

Baca juga: Tetap Nyaman di Perjalanan, Ini Tips Liburan Pakai Campervan Bareng Keluarga

  1. Rencanakan dan fleksibel: Buatlah rencana perjalanan yang baik, tetapi juga bersiaplah untuk fleksibilitas. Saat melakukan overland tour, tidak ada jaminan bahwa segala sesuatunya akan berjalan sesuai rencana. Cuaca buruk, permasalahan kendaraan, atau perubahan situasi dapat terjadi.

  2. Berkomunikasi dengan lokal: Berinteraksilah dengan penduduk lokal di setiap tempat yang dikunjungi. Bukan hanya untuk mendapatkan informasi tentang rute atau tempat menarik, tetapi juga untuk memahami budaya, tradisi, dan adat istiadat setempat.

  3. Kelola waktu dengan bijak: overland tour seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh dan waktu yang terbatas di setiap tujuan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengelola waktu dengan efisien. Rencanakan perjalanan dengan memperhitungkan jarak tempuh, waktu istirahat, dan kegiatan di setiap tujuan.

Overland tour tidak hanya sekadar mencapai tujuan akhir, tetapi juga prosesnya sendiri yang menjadi bagian tak terpisahkan dari petualangan. Jadilah fleksibel, terbuka pada hal-hal baru, dan siapkan diri untuk menjelajahi dunia. (FH)