Pantai Boom Banyuwangi, Bekas Pelabuhan yang Kini Jadi Primadona

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantai Boom Banyuwangi menjadi primadona wisata bahari di kota tersebut. Pengelolaannya sudah tertata dengan rapi dan terorganisir sehingga memunculkan suasana nyaman saat berkunjung ke sana.
Dulu, pantai tersebut merupakan pelabuhan perdagangan yang ramai. Kini, pantainya telah dialihfungsikan menjadi tempat wisata.
Pantai Boom Banyuwangi: Lokasi, HTM Terbaru dan Daya Tariknya
Pantai Boom Banyuwangi terletak di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Untuk harga tiket masuk pantai ini dibanderol Rp7.500 per orang.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa pantai ini adalah bekas pelabuhan. Mengutip dari buku Tipologi Lanskap Pesisir Nusantara (Pesisir Jawa) oleh Lisa Dwi Wulandari, Chairul Maulidi (2017:65), dengan dipindahnya pelabuhan dari Pantai Boom, perikanan dan penyebrangan ke lokasi yang lebih selatan, peran Teluk Boom di skala regional menjadi melemah.
Meski demikian, lanskap teluk Boom masih memiliki peran yang signifikan bagi kehidupan masyarakan Kampung Mandar.
Adapun daya tarik Pantai Boom yang menjadi primadona Banyuwangi adalah sebagai berikut.
1. Tempat Mencari Ikan
Pantai ini menjadi lokasi bagi para nelayan untuk menambatkan perahu. Banyak ikan yang hidup di sini dan mudah ditangkap karena perairannya termasuk tenang, dangkal, serta memiliki vegetasi mangrove di pesisir pantainya.
2. Pemandangam Gunung Agung
Dari pantai ini terlihat pemandangan Gunung Agung yang memikat. Dari tepi pantai, selain panorama tebing dan lautan yang indah, terdapat pula lanskap pegunungan yang bisa dijadikan latar belakang foto.
3. Tradisi Masyarakat Kampung Mandar
Masyarakat yang bermukim di kawasan pantai merupakan masyarakat Kampung Mandar. Kelompok masyarakat ini sangat menjunjung tinggi tradisi terhadap laut hingga saat ini. Ada tradisi yang terkait dengan laut seperti upacara petik laut yang ikonik dan unik.
Cara ke Pantai Boom dari Stasiun Ketapang
Untuk menuju Pantai Boom dari Stasiun Ketapang Banyuwangi hanya memerlukan waktu 20 menit saja dengan naik motor. Berikut adalah panduan rutenya yang bisa diikuti.
Dari Stasiun ketapang di Lkr. Kp. Baru, Bulusan, Kec. Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68455, ambil arah utara menuju Jl. St. I sejauh 130 m.
Kemudian belok kanan ke Jl. St. I sejauh 150 m.
Lalu belok kanan ke Bajulmati Ketapang/Jl. Gatot Subroto/Jl. Raya Banyuwangi Situbondo/Jl. Raya Pantura dan ikuti jalan sejauh 7,9 km.
Lanjut nelok kiri ke Jl. Riau dan berjalanlah sejauh 500 m.
Kemudian belok kanan menuju Jl. Letjen D. Panjaitan 180 m kemudian.
Setelah itu belok kiri ke Jl. Letjen D Panjaitan 550 m dan belok kiri ke Jl. Nusantara
50 m selanjutnya terus lurus ke Jl. Ikan Cucut dan 220 m kemudian belok kanan.
70 m kemudian akan sampai di bundaran, ambil jalan keluar pertama
Setelah keluar bundaran sejauh 60 m di dekatnya akan tampak Pantai Boom.
Baca juga: Taman Sritanjung: Taman Kota di Banyuwangi yang Semakin Cantik dan Tertata
Pantai Boom Banyuwangi memiliki akses yang mudah dijangkau karena dekat dengan Stasiun Ketapang. Di sana, pemandangannya bagus dan suasananya menenangkan. (IMA)
