Pantai Tiga Warna Malang: Daya Tarik, Rute, dan Harga Tiketnya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabupaten Malang adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki pantai tak kalah memikat dengan daerah lain di pesisir Jawa Timur. Salah satu yang cukup populer adalah Pantai Tiga Warna di Malang Selatan.
Berada di kawasan rehabilitasi dan konservasi mangrove Clungup atau Clungup Mangrove Conservation (CMC), pantai ini juga merupakan kawasan konservasi terumbu karang dan hutan lindung Desa Sitiarjo, Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang.
Daya Tarik, Rute, dan Harga Tiket ke Pantai Tiga Warna Malang
Dikutip dari malangkab.go.id, Pantai Tiga Warna dibuka untuk umum sejak 2014 dan dikelola oleh Bhakti Alam yang beranggotakan masyarakat sekitar.
Sesuai dengan namanya, pantai ini memiliki tiga warna air memikat yang terbagi berdasarkan kedalaman permukaan pantai, serta bisa dilihat langsung dengan mata telanjang.
Warna biru adalah warna area terdalam pantai, sesuai dengan warna pantai atau air laut pada umumnya. Warna hijau dapat dilihat di area dangkal. Warna cokelat kemerahan dapat dilihat di pasir tepi pantai.
Berdekatan dengan Pantai Sendang Biru, berada di jalur pantai selatan, Pantai Tiga Warna memiliki ombak yang cukup tenang dan merupakan satu-satunya pantai di Malang yang cocok untuk snorkeling.
Selain snorkeling sambil menikmati biota laut dan keindahan murni terumbu karang, di sini pengunjung yang beruntung juga bisa melihat lumba-lumba yang berenang di sekitar pantai. Pengunjung juga bisa menyewa perahu untuk berkeliling kawasan konservasi mangrove.
Karena merupakan kawasan konservasi, pengelola memberlakukan beberapa peraturan ketat yang harus diketahui pengunjung yang ingin liburan di pantai ini. Berikut beberapa hal yang wajib diketahui sebelum berkunjung ke Pantai Tiga Warna.
Kunjungan dibatasi hanya untuk 100 orang per hari dan maksimal 10 orang dalam satu rombongan atau grup.
Pengunjung wajib reservasi terlebih dahulu. Untuk berkunjung saat weekday, bisa melakukan reservasi satu minggu sebelumnya. Sedangkan untuk weekend, disarankan untuk reservasi satu bulan sebelumnya.
Sebelum memasuki area wisata, barang bawaan pengunjung akan dicatat dan diperiksa dengan ketat, terutama bawaan makanan dan minuman yang berpotensi menimbulkan sampah.
Saat keluar, barang bawaan dan sampah akan kembali dicek petugas. Bagi yang melanggar atau meninggalkan sampah, akan didenda.
Setiap kelompok atau grup pengunjung wajib menggunakan jasa Tour Guide lokal. Tour Guide akan memandu selama perjalanan dan kunjungan ke area pantai.
Setelah masuk area pantai, pengunjung diberi batas waktu maksimal 2 Jam. Tour Guide akan mengingatkan pengunjung saat waktu sudah mencapai batas kunjungan.
Bagi yang ingin kemping, hanya bisa area Pantai Clungup dan Pantai Gatra.
Jalan menuju pantai agak sempit dan hanya bisa dilalui sepeda motor dan bisa langsung berhenti di depan pintu masuk utama Pantai Clungup.
Bagi yang membawa mobil atau kendaraan besar, harus parkir di area yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari area pos tiket.
Kawasan pantai libur atau tutup setiap hari Kamis.
Tersedia toilet bersih, tetapi tidak ada warung atau restoran di sekitar pantai, sehingga pengunjung boleh membawa makanan dari luar.
Berikut biaya yang harus disiapkan pengunjung untuk menikmati fasiltas dan keindahan pantai ini.
Tiket masuk semua pantai masing-masing Rp10.000 per orang.
Sewa perahu untuk keliling kawasan mangrove, Rp100.000 per perahu untuk maksimal lima penumpang.
Sewa peralatan snorkeling Rp25.000
Sewa kano Rp25.000.
Harga sewa tenda Rp25.000 per malam dan sewa lahan kemping Rp25.000.
Tour Guide Rp150.000 per grup berisi 5-10 orang untuk 3-4 jam.
Parkir motor Rp8000 dan mobil Rp10.000.
Baca juga: Desa Wisata Plosokuning: Lokasi, Fasilitas, dan Daya Tariknya
Inilah informasi daya tarik,rute dan harga tiket serta fasilitas lainnya yang wajib diketahui sebelum berkunjung ke Pantai Tiga Warna Malang. (ICL)
