Konten dari Pengguna

Pasar Papringan Temanggung: Tawarkan Suasana Tradisional dan Unik

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasar Papringan Temanggung. Foto hanya sebagai ilustrasi, bukan gambar ataupun tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash-Alex Hudson
zoom-in-whitePerbesar
Pasar Papringan Temanggung. Foto hanya sebagai ilustrasi, bukan gambar ataupun tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash-Alex Hudson

Provinsi Jawa Tengah dikenal memiliki pesona wisata budaya yang unik dan khas. Salah satunya adalah Pasar Papringan Temanggung yang menawarkan pengalaman belanja layaknya zaman dulu.

Pasar ini menawarkan pengalaman berbelanja tradisional di era yang modern. Pasar ini juga hanya hadir di hari-hari tertentu, tepatnya pada hari Minggu Wage dan Minggu Pon mulai pukul 06.00-12.00 WIB setiap bulannya.

Daya Tarik Pasar Papringan Temanggung

instagram embed

Pasar Papringan Temanggung menawarkan wisata unik dan menarik. Cocok bagi siapa pun yang ingin merasakan suasana pasar tradisional dengan sentuhan budaya dan alam yang kental.

Keunikan pasar ini begitu menyita perhatian masyarakat. Tak heran jika saat pasar ini digelar, ada banyak warga yang turut bertransaksi ataupun hanya melihat-lihat kegiatan pasar.

Pasar Papringan memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari pasar pada umumnya. Jika biasanya transaksi langsung menggunakan uang tunai, pengunjung Pasar Papringan terlebih dulu menukarkan uangnya dengan uang bambu yang sudah disediakan oleh panitia saat memasuki area pasar.

Setiap satu keping uang bambu harganya adalah Rp2.000. Pengunjung dapat menukarkan uang bambu dengan kelipatan sesuai dengan kebutuhan.

Tidak hanya transaksi jual-belinya yang menarik, pasar ini menyediakan beragam kebutuhan masyarakat yang lengkap. Ada barang kerajinan, sayuran, makanan dan minuman yang telah diseleksi sehingga terjamin kualitasnya.

Pengunjung bisa mencicipi aneka ragam makanan khas Jawa Tradisional yang lezat. Seperti pepes, wedang tape, pecel, aneka gorengan, dan kue-kue basah lainnya.

Saat berbelanja, pengunjung tidak boleh menggunakan bungkus plastik untuk menyimpan barang dan makanan yang telah dibeli. Pihak panitia akan menyediakan keranjang dan besek atau wadah berbentuk kotak yang terbuat dari anyaman bambu.

Jika jadwalnya tiba, pastikan tidak melewatkan keramaian dan keseruan berbelanja di pasar ini. Mengutip informasi dari website jatengprov.go.id, lokasi pasar berada di areal rumpun bambu seluas 2.500 meter persegi. Tepatnya di Dusun Ngadiprono, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Baca juga: Pasar Jodoh Batam, Tempat Berburu Barang Branded dan Impor

Pasar Papringan Temanggung tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga destinasi wisata yang menawarkan pengalaman budaya. Pasar ini begitu layak dikunjungi terutama yang ingin merasakan suasana tradisional pada masa lalu. (WIN)