Rute Racecamp Bentang Jawa 2025 yang Viral di Media Sosial

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam beberapa hari terakhir, banyak hal yang viral di media sosial, salah satunya adalah Racemap Bentang Jawa 2025. Banyak yang penasaran dengan kegiatan ini, termasuk rute Racemap Bentang Jawa 2025.
Sebenarnya, acara ini merupakan balap sepeda ultra yang biasa dilakukan oleh profesional. Pada balap ini, peserta dituntut untuk mandiri dalam menaklukkan rute panjang.
Rute Racecamp Bentang Jawa 2025, Balap Sepeda Jarak Jauh
Dikutip dari laman https://racemap.com, Racemap Bentang Jawa 2025 merupakan balap sepeda jarak panjang. Rute yang ditempuh dalam acara ini melintasi Pulau Jawa.
Hal tersebut membuat lomba ini menarik perhatian banyak orang dan menjadi perbincangan di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Salah satu faktor yang membuat balap ini menarik adalah tingkat kesulitannya yang sangat tinggi.
Peserta yang merupakan pembalap profesional dituntut memiliki fisik dan mental yang kuat. Apalagi, balap ini mengusung konsep self-supported dan unsupported, artinya peserta harus mengandalkan kemampuan diri sendiri tanpa bantuan eksternal, termasuk dalam hal logistik, navigasi, dan perbaikan teknis.
Dalam balap ini, peserta diwajibkan mematuhi beberapa ketentuan, berikut di antaranya:
Navigasi mandiri tanpa bantuan tim pendukung.
Checkpoint wajib, di mana peserta harus mencatat kehadiran dengan mencap brevet card. Melewatkan checkpoint atau melebihi batas waktu akan mengubah status menjadi non-competitif.
Pelacakan GPS untuk memastikan keamanan dan memverifikasi rute yang dilalui.
Lalu, bagaimana rute Racemap Bentang Jawa 2025? Balap sepeda ultra ini dimulai dari Pantai Carita, Banten, menuju Banyuwangi, Jawa Timur.
Ada beberapa checkpoint yang harus dilewati peserta, misalnya Ranca Buaya, Blitar, hingga Ranu Pane sebelum akhirnya selesai di Banyuwangi.
Rute yang ditempuh membentang sekitar 1.500 km dengan total elevasi mencapai 16.000–17.000 meter, melewati pegunungan, pesisir selatan, dan hutan di lima provinsi. Waktu maksimal penyelesaian lomba adalah 156 jam (6 hari 12 jam), menjadikannya ujian ketahanan ekstrem.
Karena ajang balap ini hanya untuk profesional, maka terbuka untuk WNI dan WNA yang berusia minimal 17 tahun. Selain itu, peserta harus memiliki pengalaman bersepeda jarak jauh.
Baca juga: 6 Acara 17 Agustus di Ancol, dari Lomba hingga Konser Pesta Kemerdekaan
Demikian ulasan mengenai rute Racemap Bentang Jawa 2025, balap sepeda ultra untuk menguji ketahanan fisik dan mental. (ARD)
