Konten dari Pengguna

Sejarah PRJ, Perkembangan, dan Kegiatan yang Dapat Ditemui

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah PRJ. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Dibakar Roy
zoom-in-whitePerbesar
Sejarah PRJ. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Dibakar Roy

PRJ atau Pekan Raya Jakarta adalah salah satu acara tahunan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. PRJ sudah diselenggarakan secara rutin selama puluhan tahun. Untuk itu, masyarakat perlu mengetahui sejarah PRJ.

Sejak digelar pertama kali hingga saat ini, PRJ tentunya mengalami sejumlah perkembangan. Di sini, masyarakat bisa melakukan berbagai kegiatan menarik.

Mengenal Sejarah PRJ dan Perkembangannya

Sejarah PRJ. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Johnyvino

Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair Kemayoran (JFK) adalah pesta rakyat modern yang sudah menjadi tradisi tahunan. Sejarah PRJ dimulai pada tahun 1968.

Dikutip dari situs resmi jakartafair.co.id, berawal dari gagasan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin pada tahun 1968, Jakarta Fair awalnya dikenal sebagai Pekan Raya Jakarta.

Pekan Raya Jakarta diadakan untuk pertama kalinya pada 5 Juni - 20 Juli 1968 di kawasan Monas. Pada waktu itu, Presiden Soeharto membuka PRJ dengan pelepasan merpati pos.

Ide mengadakan PRJ digagas pertama kali oleh Syamsuddin Mangan atau Haji Mangan yang pada waktu itu menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

Haji Mangan mengusulkan pameran besar agar pemasaran produksi dalam negeri bisa meningkat. Usulan itu disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Setelah itu, Pemerintah Jakarta mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) no. 8 tahun 1968 untuk menetapkan PRJ sebagai agenda tahunan dan diadakan menjelang HUT Jakarta.

PRJ tahun 1968 berlangsung dengan sukses. Acara pameran ini dihadiri oleh sekitar 1.400.000 pengunjung. Setiap tahunnya, PRJ mengalami perkembangan. Berikut penjelasannya.

  • 1968-1991: PRJ digelar di kawasan Monas dan mulai dikenal sebagai pameran terbesar di Jakarta

  • 1992: PRJ dipindahkan ke Kemayoran, Jakarta Pusat. Tujuannya adalah agar PRJ semakin berkembang karena diadakan di area yang lebih luas

  • 2000-an: PRJ sudah menggunakan teknologi modern dalam penyelenggaraannya dan memanfaatkan media sosial untuk berpromosi

  • 2020-2021: PRJ ditiadakan untuk pertama kalinya karena pandemi COVID-19

  • 2022: PRJ kembali diadakan dengan protokol kesehatan yang ketat

  • 2023-2025: PRJ menjadi semakin ramai dengan bertambahnya jumlah peserta dan pengunjung.

Deretan Kegiatan di PRJ

Sejarah PRJ. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Annie Hatuanh

PRJ menawarkan berbagai kegiatan seru yang bisa dinikmati oleh para masyarakat. Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Pameran Produk

Kegiatan inti PRJ adalah pameran produk. Terdapat produk-produk dari berbagai sektor industri yang dipamerkan, antara lain adalah elektronik dan gadget, furnitur dan peralatan rumah tangga, otomotif, fesyen, makanan dan minuman, produk UMKM, dan lainnya.

2. Konser Musik

PRJ juga mempunyai konser musik dari berbagai genre. Konser ini menampilkan musisi-musisi ternama di Indonesia.

3. Kuliner

Selain melihat pameran dan konser, masyarakat juga bisa berburu aneka kuliner di PRJ.

Baca juga: 4 Tips Parkir Mobil di PRJ dan Lokasinya yang Penting Diketahui

Sekian pembahasan tentang sejarah PRJ, perkembangan, dan kegiatan yang dapat ditemui di sana. Semoga bisa menambah wawasan. (KRI)