Sejarah Pura Mangkunegaran Solo dan 3 Aktivitas Menarik yang Perlu Dicoba

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Liburan ke Kota Solo belum lengkap rasanya apabila tidak menjelajahi destinasi wisata yang memiliki sejarah panjang dengan nilai kebudayaan Jawa seperti Pura Mangkunegaran. Sejarah Pura Mangkunegaran Solo penting untuk diketahui baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Keberadaan Pura Mangkunegaran sangat populer karena menjadi tempat kediaman resmi dari Adipati Mangkunegara. Selain itu, tempat ini juga menyimpan bukti-bukti peninggalan Kadipaten Mangkunegaran dan kebudayaan Jawa dari puluhan bahkan ratusan tahun lalu.
Sejarah Pura Mangkunegaran Solo, Berdiri Sejak Tahun 1757
Dikutip dari situs resmi Mangkunegaran di mangkunegaran.id, Pura Mangkunegaran telah berdiri sejak tahun 1757, didirikan oleh Raden Mas Said yang kemudian dikenal sebagai Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara I.
Sejarah Pura Mangkunegaran Solo dimulai dari penandatanganan Perjanjian Salatiga antara Sunan Pakubuwana III dan Raden Mas Said pada 17 Maret 1757 silam. Berdasarkan perjanjian tersebut, Mangkunegara I memiliki kekuasaan di wilayah Kedaung, Matesih, Sembuyan, Honggobayan, Gunung Kidul, Pajang sebelah utara, dan Kedu.
Mangkunegaran merupakan Kadipaten yang kedudukannya berada di bawah Kasunanan dan Kasultanan. Pada tahun 1757-1946, Kadipaten Mangkunegaran menjadi kerajaan otonom yang memiliki wilayah sangat luas, memiliki tentara sendiri, dan bersifat independen.
Setelah dua abad, tepatnya pada September 1946, Mangkunegara VIII menyatakan bersedia bergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kemudian lahirlah revolusi sosial di Kota Solo yang mengakibatkan kedaulatan Mangkunegaran mulai luntur.
Namun, Pura Mangkunegaran sampai sekarang masih berkomitmen secara penuh tetap menjalankan fungsinya sebagai penjaga budaya. Mangkunegaran berperan aktif dalam membentuk ruang untuk perkembangan budaya di wilayah nusantara.
3 Aktivitas Menarik di Pura Mangkunegaran Solo
Pura Mangkunegaran tidak hanya menyimpan sejarah panjang, tetapi juga menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan. Berikut adalah tiga aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Pura Mangkunegaran.
1. Mengunjungi Museum
Museum Pura Mangkunegaran dibuka secara umum yang berada di dalam kompleks istana. Museum ini memiliki sejumlah koleksi Mangkunegaran dan budaya Jawa, seperti perhiasan raja, senjata-senjata zaman dulu, hingga perlengkapan berburu.
2. Melihat Keindahan Arsitektur
Bangunan Istana Mangkunegaran menjadi pembeda di Kota Solo karena menawarkan keindahan arsitektur khas Jawa. Hampir semua sisi bangunan terbuat dari kayu dan didirikan tanpa menggunakan paku.
3. Melihat Tarian dan Gamelan
Aktivitas yang tak kalah menarik selama berkunjung ke Pura Mangkunegaran adalah melihat tarian dan gamelan. Tempat ini memiliki koleksi gamelan yang usianya lebih dari 100 tahun, serta terdapat jadwal menari pada hari tertentu.
Baca juga: Museum Keris Solo: Lokasi, Jam Buka, dan Informasi Harga Tiket
Mengunjungi Mangkunegaran bisa menjadi pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sejarah Pura Mangkunegaran Solo menjadi saksi bahwa kebudayaan Jawa sangat melekat dengan Kota Solo. (VIC)
