Taman Buaya Asam Kumbang: Wisata Antimainstream yang Menarik dan Edukatif

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![[Taman Buaya Asam Kumbang] bukan tempat sebenarnya, unsplash/MatthewEssman](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01j4nqd6q9avrp17886qde79ey.jpg)
Taman Buaya Asam Kumbang menjadi salah satu tempat wisata yang patut dikunjungi. Sesuai namanya, wisata ini merupakan tempat penangkaran buaya yang bisa dilihat wisatawan dari jarak dekat.
Wisata ini cukup legendaris karena telah berdiri sejak 1959. Dengan luar yang mencapai 2 hektare, wisata ini dapat dieksplorasi oleh wisatawan yang tertarik mempelajari aneka spesies buaya.
Sejarah Taman Buaya Asam Kumbang
Taman Buaya Asam Kumbang merupakan destinasi wisata yang berada di Kota Medan, Sumatra Utara. Mengutip Instagram @tamanbuaya_medan, alamatnya berada di Jalan Bunga Raya II, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.
Penangkaran buaya ini telah berusia lebih dari 60 tahun dan didirikan oleh Than Muk. Awalnya, ia hanya hobi memelihara buaya dan jumlah awalnya sekitar 12 ekor saja. Buaya tersebut didapatkan dari sungai dan rawa-rawa di area Kota Medan.
Pada tahun 1984, Than Muk diakui sebagai Perintis Lingkungan Terbaik tingkat Sumatra Utara. Instansi Pariwisata Kota Medan melihat potensi penangkaran buaya tersebut dan meminta Than Muk untuk membuka penangkaran buayanya sebagai objek wisata.
Harga Tiket dan Daya Tarik Taman Buaya Asam Kumbang
Agar bisa masuk ke Taman Buaya Asam Kumbang, pengunjung dikenakan harga tiket sebesar Rp20.000 per orang. Pengunjung bisa mengeksplorasi taman ini sesuai jam operasional, yakni pukul 09.00-18.00.
Taman ini menyimpan beragam spesies buaya yang dijaga oleh orang yang professional di bidangnya. Selain melihat-lihat, pengunjung juga bisa belajar lebih banyak tentang cara hidup buaya dan upaya pelestariannya.
Jika ingin menambah pengalaman seru lainnya, pengunjung dapat memberi makan buaya dengan membeli ayam seharga Rp30.000 per bungkus. Selain buaya, hewan lain yang juga dilestarikan di penangkaran ini, yaitu ular, kera, biawak, dan kelinci.
Saat ini, penangkaran buaya tersebut sedang renovasi besar-besaran dan beberapa spot telah selesai dibangun secara bertahap. Hal ini akan membuat Taman Buaya semakin keren, sehingga jumlah wisatawan juga akan meningkat. Beberapa tempat yang dibangun dan direnovasi, yakni jembatan, menara pandang, kafe, dan lain-lain.
Baca juga: 6 Tempat Hangout Asik di Medan Malam Hari
Taman Buaya Asam Kumbang bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat yang menyukai satwa. Liburan ke tempat penangkaran buaya tentu memberikan pengalaman yang seru dan tidak terlupakan. (DLA)
