Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau dan Fakta-Fakta Menariknya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa. Taman menjadi perhatian para pencinta alam di dalam maupun luar negeri.
Dikutip dari laman tntessonilo.menlhk.go.id, Taman Nasional Tesso adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dan dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, ilmu pengetahuan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Fakta-Fakta Menarik Taman Nasional Tesso Nilo
Taman Nasional Tesso Nilo di Riau adalah salah satu kawasan konservasi yang perlu di lindungi di Indonesia. Berikut beberapa fakta menarik yang dimiliki taman ini.
Taman memiliki lebih dari 360 jenis flora, 107 jenis burung, 23 jenis mamalia, 50 jenis ikan, 15 jenis reptile, 18 jenis amfibi, dan 3 jenis primata.
Taman menjadi rumah bagi spesies langka, seperti harimau Sumatra dan gajah Sumatra.
Luas kawasan taman awalnya ditetapkan dengan luas sekitar 38.576 hektar. Pada tahun 2004, kemudian diperluas menjadi sekitar 83.068 hektar pada tahun 2009.
Beberapa organisasi konservasi, seperti World Wildlife Fund (WWF), telah terlihat dalam upaya melindungi taman nasional ini dan mengurangi perburuan liar serta penebangan ilegal di dalamnya.
Area hutan di Taman Nasional Tesso membentang hingga mencakup 4 kabupaten, yakni Kuantan Sangingi, Palawan, Indragiri Hulu, dan Kampar.
Selain gajah-gajah, rusa-rusa dan kerbau liar juga mendapatkan perhatian khusus di taman ini.
Ada juga beberapa jenis burung langka dan dilindungi di wilayah ini, seperti alap-alap capung, pijantung kecil, kuau, elang ular bido, dan rangkong badak.
Terdapat tiga sungai yang mengaliri taman nasional, yaitu Sungai Sawan, Sungai Sangkakala, dan Sungai Mamahan.
Taman Nasional di Riau ini merupakan salah satu hutan hujan tropis dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Sumatra.
Meskipun memiliki keanekaragaman hayati tinggi, kawasan ini sering menghadapi ancaman dari aktivitas perburuan liar.
Pengunjung bisa menyaksikan kehidupan gajah di Taman Nasional Tesso.
Pengunjung juga bisa mengikuti kegiatan menyusuri Sungai Nilo dengan pompon (alat tradisional yang digunakan untuk menyusuri sungai).
Baca juga: Jelajah Keindahan Taman Nasional Tesso Nilo: Surga Flora dan Fauna di Riau
Taman Nasional Tesso Nilo merupakan aset alam bagi Indonesia. Dengan upaya pelestarian yang terus berlanjut, semoga hutan ini tetap menjadi rumah bagi ribuan spesies yang hidup di dalamnya. (ERI)
