Konten dari Pengguna

Transit di Taiwan Apakah Perlu Visa? Begini Ketentuannya

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Transit di Taiwan apakah perlu visa. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Taylor Flowe
zoom-in-whitePerbesar
Transit di Taiwan apakah perlu visa. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Taylor Flowe

Transit di Taiwan merupakan hal yang biasa terjadi dalam penerbangan maskapai Internasional, khususnya perjalanan yang menghubungkan Asia dengan Eropa atau Amerika. Bagi orang yang pertama kali akan melakukan perjalanan ini, mungkin bertanya tentang transit di Taiwan apakah perlu visa.

Transit atau istilah lainnya connecting flight merupakan kegiatan perpindahan penumpang dari satu penerbangan ke penerbangan lain melalui bandara tertentu. Aktivitas ini dibutuhkan banyak dokumen penting. Oleh karena itu, penumpang harus menyiapkannya dengan baik.

Transit di Taiwan Apakah Perlu Visa? Ini Ketentuannya

Transit di Taiwan apakah perlu visa. Foto hanyalah ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Belinda Fewings

Terkait perlu visa atau tidaknya dalam melakukan transit di Taiwan tergantung pada situasi yang sedang dihadapi oleh penumpang pesawat. Lebih lengkapnya, bisa simak informasi di bawah ini.

1. Transit di Taiwan Tanpa Visa

Mengutip dari Instagram @chinairlinesjkt, bagi warga yang melakukan lintas negara dan transit di Bandara Taiwan, tak perlu memiliki visa dengan syarat dan ketentuan berikut.

  • Memiliki dokumen yang dibutuhkan, seperti tiket yang mencantumkan penerbangan lanjutan, identitas, dan paspor

  • Waktu transit tidak melebihi 24 jam

  • Tidak keluar maupun meninggalkan bandara

Transit yang memakan waktu berjam-jam dan tidak keluar bandara tentu bisa membuat rasa jenuh. Sebagai solusinya, penumpang pesawat bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada di bandara transit, seperti mencoba skytrain, makan di restoran, atau berbelanja di Duty Free.

2. Transit dengan Visa

Dalam kondisi penumpang harus keluar bandara dan pindah bandara transit, maka dibutuhkan sebuah visa.

Perlu diketahui, di Taipei terdapat dua Bandara, yakni bandara Taoyuan (TPE) dan bandara Songshan (TSA) Taipei. Beberapa penerbangan ada yang menggunakan bandara TSA, sehingga penumpang harus berpindah bandara dan memerlukan Visa.

Adapun contoh rute yang mengharuskan penumpang pindah bandara ialah:

  • Jakarta (CGK) - Taipei Taoyuan (TPE) atau sebaliknya

  • Taipei Songshan (TSA) - Haneda (HND), atau sebaliknya

Apabila membawa Visa Taiwan online, pastikan menyertakan paspor yang digunakan dalam visa referral atau pengajuan visa, disertai print-nya.

3. Pengganti Visa

Penumpang yang bepergian dengan tujuan traveling bisa menggantinya dengan Travel Authorization Certificate (TAC), yakni program bebas visa yang berlaku untuk masyarakat Indonesia.

Dengan menggunakan TAC, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan sejumlah keuntungan, di antaranya:

  • Warga Indonesia dapat mengunjungi Taiwan selama maksimal 14 hari.

  • TAC berlaku untuk tujuan wisata, bisnis, dan kunjungan keluarga.

Untuk mendapatkan TAC, tidak harus mengajukan visa tradisional sebelum tiba di Taiwan. Pengajuan TAC sendiri bisa dilakukan melalui platform online.

Baca juga: 3 Rekomendasi Theme Park di Taiwan yang Indah dan Cantik

Demikian penjelasan transit di Taiwan apakah perlu visa atau tidak serta alternatifnya. Informasi di atas semoga bisa bermanfaat untuk perjalanan lintas negara dengan pesawat. (INE)